Renungan Dan Artikel

Renungan Harian (14 Oktober 2017)

BERITA TELAH SAMPAI KEPADA KITA 2 Petrus 1:12-18 2 Petrus 1:16. “Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.” Sesungguhnya Injil adalah inti cerita terbesar yang pernah diceritakan, tetapi bukan sekadar dongeng yang panjang. Itulah sejarah. Sebagaimana Petrus mengingatkan kita, …

Read More »

Renungan Harian (13 Oktober 2017)

NAMA YESUS Kisah Para Rasul 4:5-20 Roma 1:16. “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.” Apa yang kita akan kita lakukan, ketika kita dilarang untuk berbicara tentang Kristus, apalagi di negara kita saat ini? Hal ini terjadi kepada para murid di …

Read More »

Renungan Harian (12 Oktober 2017)

KESEMPATAN KEDUA Roma 5:7-8 Roma 5:8. “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Setahun sudah Bonnie Rice dibebaskan dari penjara, dia tidak ingin kembali ke lingkungan orang-orang yang pernah menjerumuskannya. Sempat ia mengatakan: “Saya tidak tahu harus ke mana, mengerikan,” katanya dengan suara bergetar. Setelah berusaha dengan susah payah …

Read More »

Renungan Harian (11 Oktober 2017)

KESEMPATAN 2 Timotius 4:1-5 2 Timotius 4:2. “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” Dalam pelayanannya sebagai misionaris di Papua, Jim Yost dan istrinya melayani para pekerja seks. Diantara para pelacur itu ada yang bertobat dan berniat menikah. Jim Yost lah yang melayani pemberkatan nikah mereka. …

Read More »

Renungan Harian (10 Oktober 2017)

BELAS KASIHAN Matius 9:35-38 Matius 9:36. “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” Sudah 20 tahun Jim Yost tinggal di antara saudara-saudaranya, suku Sawi, bersama keluarganya. Mereka berkata, bahwa Papua adalah tanah airnya, menyatu dalam hidup dan budaya Sawi. Dalam pelayanannya, Jim berusaha menerapkan pelayanan …

Read More »

Renungan Harian (09 Oktober 2017)

TIDAK SIA-SIA Kisah Para Rasul 13 : 44-49 1 Korintus 15:58. “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.” Istri Jim Yost bekerja melayani di poliklinik. Penyakit yang sering ditemui adalah borok-borok. Ada orang yang kakinya borok, sampai terlihat tulangnya. Susah …

Read More »

Renungan Harian (08 Oktober 2017)

KEKUATAN ALLAH 2 Korintus 11:23-28 Lukas 22:43. “Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.” Banyak tantangan yang harus dihadapi Jim Yost dan istrinya. Setiap minggu dalam tahun-tahun pertama pelayanan mereka,  selalu terjadi perang suku. Tantangan lainnya, Jim terserang penyakit malaria dan hampir merenggut nyawanya. Tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali. Harga yang dibayar untuk memenangkan jiwa …

Read More »

Renungan Harian (07 Oktober 2017)

MELAYANI ADALAH KEHORMATAN Filipi 2:6-11 Filipi 3:8. “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.” Kesediaan hati Jim Yost membuat Allah leluasa memakainya. Jim dan istrinya memutuskan untuk pergi ke suku Sawi di pedalaman Papua. Meninggalkan budaya …

Read More »

Renungan Harian (06 Oktober 2017)

INI AKU TUHAN Yesaya 6:1-8 Yesaya 6:8. “Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” Jim Yost berumur tiga belas tahun ketika ayahnya dipanggil pulang ke rumah Bapa di Sorga. Ibunya adalah seorang Kristen yang taat. Memasuki usia remaja tanpa figur seorang ayah membuatnya terombang-ambing …

Read More »