KESEMPATAN
2 Timotius 4:1-5
2 Timotius 4:2. “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.”
Dalam pelayanannya sebagai misionaris di Papua, Jim Yost dan istrinya melayani para pekerja seks. Diantara para pelacur itu ada yang bertobat dan berniat menikah. Jim Yost lah yang melayani pemberkatan nikah mereka.
“Pak Jim, boleh ‘gak temen-teman saya di kompleks lokalisasi ini ikut ke gereja menghadiri pernikahan saya?”
“Oh, boleh, ajak mereka sebanyak mungkin yang datang, ya.”
Maka pada saat pemberkatan nikah, ada pemandangan unik. Banyak wanita dengan dandanan dan pakaian seronok datang pertama kali ke gereja, karena ada teman mereka yang menikah dengan tukang ojek. Jim Yost mengadakan KKR di antara para perempuan yang membutuhkan keselamatan itu.
Setiap kesempatan adalah waktunya untuk memberitakan Injil. Bagi semua anak-anak Tuhan yang sudah menikmati kasih karunia Tuhan, selayaknya selalu mencari kesempatan untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Sekalipun kita bukan misionaris yang diutus Tuhan jauh di daerah. Namun, pandanglah sekeliling kita! Banyak tuaian yang sudah menguning dan siap untuk dituai. Allah akan buka setiap kesempatan bagi kita untuk memberitakan Injil. Apakah kita bersedia menggunakan setiap kesempatan itu?
Dunia menanti anak-anak Tuhan yang mau mengambil kesempatan dan bertindak. Ketika kita mengambil langkah pertama, maka Roh Kudus sudah bekerja untuk menyertai kita.
Doa: “Roh Kudus, beri kami mata dan hati yang peka untuk melihat setiap kesempatan yang ada dan menggunakan setiap kesempatan itu untuk memberitakan Injil. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung