Renungan Harian (10 Oktober 2017)

BELAS KASIHAN

Matius 9:35-38

Matius 9:36. “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.”

Sudah 20 tahun Jim Yost tinggal di antara saudara-saudaranya, suku Sawi, bersama keluarganya. Mereka berkata, bahwa Papua adalah tanah airnya, menyatu dalam hidup dan budaya Sawi. Dalam pelayanannya, Jim berusaha menerapkan pelayanan terpadu, pelayanan secara utuh yang meliputi roh, jiwa dan tubuh. Ia tidak hanya mengajarkan hal-hal rohani, tetapi ia juga membuka sekolah untuk memberantas buta huruf, mengajarkan kursus peternakan, pelayanan kesehatan, proyek air bersih dll. Jim yakin, apabila mereka menerima keselamatan, maka hal itu akan mengubah hidup mereka.

Tuhan Yesus sendiri turun ke dalam dunia ini dengan belas kasihan dari Allah. Ia peduli dengan manusia ciptaan-Nya. Tuhan Yesus sudah berkeliling kota dan desa, bukan hanya mengajar tapi juga melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Tuhan Yesus memandang dengan belas kasihan karena orang banyak yang lelah dan terlantar.

Suku-suku terasing di pedalaman Papua seperti suku Sawi yang ditinggalkan dunia modern, tetapi diperhatikan Allah. Ia telah mengirim hamba-Nya untuk menyelamatkan mereka. Ia yang telah menciptakan suku-suku bangsa, ia pula yang akan menyelamatkan mereka dengan cara-Nya.

Biarlah hati Kristus yang penuh belas kasihan itu memenuhi hati kita. Kita tidak sibuk dengan diri sendiri tetapi kita menjadi penuai jiwa-jiwa yang membutuhkan keselamatan. Bukankah Tuhan Yesus berkata tuaian sudah menguning tetapi pekerja sedikit?

Doa: “Bapa, penuhi kami dengan belas kasihan-Mu sehingga kami mengerti, bahwa hidup kami bukan lagi untuk diri kami sendiri tetapi untuk menjadi berkat bagi orang lain. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …