UCAPAN YESUS YANG SULIT

Oleh: Hanan Gandasubrata

UCAPAN YESUS YANG SULIT, F.F. Bruce, Departemen Literatur SAAT, Cetakan kelima, 1999, 293 halaman.

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.” (Yohanes 6: 53)
Banyak orang yang pernah mendengarkan Yesus selama pelayanan-Nya di dunia berpendapat bahwa beberapa perkataan-Nya “sulit” (Yohanes 6: 60). Pada zaman sekarang ini, banyak orang yang mendengar-Nya di gereja juga menganggap perkataan-Nya itu sulit, namun merasa tidak cocok juga bila dikatakan demikian. Satu alasan dari keluhan bahwa perkataan Yesus itu sulit karena Dia membuat pendengar-Nya berpikir. Bagi sebagian orang, berpikir merupakan suatu pekerjaan yang sulit dan tidak enak, terutama bila menyangkut penilaian kembali yang kritis dari prasangka dan pendirian yang kuat, atau bila menyangkut tantangan terhadap konsensus pemikiran jaman sekarang. Bagi dunia kita sekarang, banyak perkataan Yesus yang sulit menjadi lebih sulit karena kebudayaan sekarang berbeda dengan kebudayaan jaman Yesus, dan bahasa kita pun berbeda dengan bahasa-Nya. Agaknya Yesus lebih sering menggunakan bahasa Aramik, tetapi hanya sedikit kata-kata Aramik yang dipertahankan dalam naskah Alkitab. Kata-kata-Nya diturunkan kepada kita lewat bahasa Yunani dari Injil, yang kemudian diterjemahkan lagi ke dalam bahasa kita masing-masing. Bila buku ini menjelaskan perkataan-perkataan Yesus yang sulit dengan cara seakan-akan mudah diterima dan kurang menantang, maka kemungkinan buku ini telah salah menafsirkannya. Yesus tidak berkata basa-basi, oleh karena itu Dia mendapatkan begitu banyak musuh. Dikatakan bahwa orang-orang biasa mendengarkan Dia dengan senang hati, tentunya lebih senang dari para pemuka agama. Tetapi orang-orang biasapun banyak yang menjadi kecewa ketika mereka mendapatkan bahwa Dia bukanlah seorang pemimpin yang mereka dambakan menurut pemikiran dan harapan mereka. Sama seperti orang-orang yang mendengarkan secara langsung perkataan Tuhan Yesus, pada saat ini banyak orang mengalami kesulitan tentang ucapan Yesus yang sulit karena sukar dimengerti, selain itu bisa juga karena terlalu jelas ucapan itu sehingga sulit dimengerti. Dr. F.F. Bruce menyelidiki 70 ucapan Yesus yang sulit untuk menjelaskan kesulitan-kesulitan kultural (budaya) dan sejarah yang membuat kita menghindari untuk menghadapi tantangan yang nyata mengenai pesan Yesus. Dalam tiap pasal buku ini jelas merupakan hasil wawasan Dr. Bruce menurut penyelidikan ilmiah dan pengalaman pastoralnya.

Prof. Dr. Frederick Fyvie Bruce, FBA (1910 -1990) menjadi kepala Departemen Sejarah dan Sastra Alkitab di Universitas Sheffield pada tahun 1947. Tahun 1959 ia pindah ke Universitas Manchester di mana ia menjadi guru besar bidang Kritik dan Tafsir Alkitab. Ia pensiun dari mengajar pada tahun 1978. Beliau telah menulis lebih dari 40 buku.

Check Also

Library

KARENA BETHLEHEM

Oleh: Hanan Gandasubrata Karena Bethlehem Kasih Dilahirkan, Harapan Ada Di Sini; Max Lucado, M.A.; Light …