
Hal yang luar biasa tentang pengasuhan Kristen adalah, bahwa dengan kendala apa pun yang harus kita atasi untuk mengasihi anak kita, kita semua mempunyai “sumber kasih tanpa syarat” yang sama. Sumber itu dapat selalu memenuhi kita, sehingga kita dapat mengasihi anak kita dalam waktu yang baik maupun buruk. Sumber itu adalah Yesus.
Bacalah Yohanes 15:1-5 tentang Pokok Anggur yang Benar.
Jika ranting tidak tinggal di dalam pokok anggur ia tidak akan menghasilkan buah.
Satu pokok anggur memberikan kehidupan kepada rantingnya. Seluruh kehidupan pokok anggur mengalir ke dalam ranting-ranting menghasilkan buah. Yesus adalah Pokok Anggur. Kita adalah ranting-ranting yang harus terikat atau tinggal di dalam Dia. Pada saat kita mengijinkan Dia untuk memenuhi hidup kita dengan kasih-Nya, kita dapat mengasihi anak-anak kita.
Coba bayangkan, bahwa Anda adalah satu corong. Balikkan bagian yang lebar itu ke atas dan bagian yang kecil itu ke bawah. Sekarang coba bayangkan, bahwa Anda sedang menerima kasih Allah yang melimpah ke dalam hati Anda yang terbuka (bagian yang lebar dari corong dibalikkan ke atas kearah Dia). Bagian ujung Anda ditempatkan tepat ke dalam hati anak Anda. Lihat bagaimana cara kerjanya?
Hanya dengan tinggal berhubungan dengan Dia, Anda akan mempunyai kasih tanpa syarat untuk anak-anak Anda. Kita tidak akan dapat menghidupkan kasih jenis itu dalam satu dasar yang konsisten. Kasih sejenis itu harus merupakan aliran kasih-Nya melalui kita kepada anak-anak kita.
Bacalah Galatia 5: 22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Jadi di manakah Anda mendapatkan kasih tanpa syarat?
Bersediakah Anda menyerahkan upaya untuk mencoba mengasihi anak Anda tanpa syarat dengan kekuatan-sendiri dan membiarkan Yesus memenuhi Anda dengan kasih-Nya yang sempurna? Bersediakah Anda menjadi satu ranting yang mengosongkan diri Anda sendiri dan diisi dengan kehidupan Yesus? Bersediakah Anda membiarkan anak Anda merasakan kasih Yesus yang mengalir melalui Anda?
Orang tua Teladan
Sebagai ibu-ibu Kristen, kita juga mempunyai teladan orangtua yang sempurna untuk diikuti. Allah telah menetapkan contoh yang sempurna untuk pengasuhan kita.
Bacalah Matius 6: 9, 2 Korintus 6:18 dan Roma 8:15.
Roma 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Allah adalah Bapa kita. Dia adalah orang tua yang sempurna. Kita tidak dapat mencontoh orangtua kita sendiri sebagai pola untuk mengasuh anak kita. Terlepas dari betapa baiknya ataupun jeleknya mereka, mereka pernah berbuat kesalahan.
Ibu, Anda menggenggam hidup anak Anda di tangan Anda. Keputusan Anda untuk memberikan kasih kepada anak Anda atau menahan kasih Anda akan merubah jalan hidupnya. Ini adalah landasan dari hadiah penting yang kedua dan ketiga untuk diberikan kepada anak-anak Anda. Jika Anda tidak memberikan hadiah kasih, kedua hadiah lainnya akan menjadi sama sekali tidak efektif, atau yang paling buruknya, sepenuhnya ditolak oleh anak Anda. Hari ini bersediakah Anda berketetapan untuk mengasihi anak Anda tanpa syarat?
Kiat-kiat untuk Ibu
Anak-anak yang masih kecil membutuhkan kehadiran dan penghiburan ibunya. Anak-anak dari kelas 1 dan remaja-remaja membutuhkan perhatian yang tak terbagi dari ibunya.
Dewasa muda membutuhkan kebijakan doa dan dukungan ibunya. Anda mungkin bisa menerapkan beberapa dari yang berikut ini.
1. Duduk di lantai dan bermain dengan anak Anda hari ini. Bermain menyusun kepingan puzzle atau balok kayu atau bermain boneka atau mewarnai buku gambar bersama-sama. Gesekan hidung dan saling memberikan kecupan kupu-kupu (saling “kecup” dengan bulu mata Anda). Bersenang-senanglah!
2. Dengan anak yang lebih besar main petak umpet atau lempar tangkap atau bermain kejar-kejaran. Sedikit konyol lebih baik. Itu akan memberikan suasana ringan, langkah yang menyehatkan bila sebelumnya ada ketegangan di antara Anda.
3. Pergilah ke tempat olahraga dan acara drama remaja Anda. Bawa 1 kamera. Dia mungkin akan bersikap sepertinya dia malu akan hal itu, tetapi coba lihat bagaimana dia dengan semangat akan melihat rekaman gambarnya di rumah!
4. Telepon anak dewasa muda Anda dan tawari dia untuk makan siang bersama. Temui dia hanya untuk mendengarkan dan memberikan dukungan Anda, tanpa nasehat.
5. Kirimi dia SMS/WA dengan berita yang lucu atau gambar-gambar yang kocak, sisipi kata-kata yang membesarkan hati, seperti pujian atau dorongan, jangan memberi nasehat apa pun. Kirimi dia kartu ucapan dari email berisi doa dan kasih Anda.
GBI Pasir Koja 39 Bandung