Siska :“Hei,.. kembalikan serutan pensilku !..”
Magda :“Aku pinjam sebentar yah…”
Siska : “Jangan !..nanti rusak !..kemarin pensil si Marlo patah sama kamu !,..kemarin nya lagi buku si Santi robek sama kamu !,..cepeeet kembalikan !..aku bilangin tante Riri lho !..”
Magda : “Sana bilangin! Aku ga takut ! wew !..”
Siska :” Tante Ririiii..serutan pensilku di ambil Magdaaa !..”
Tante Riri :”Ayo Magda sayang..kembalikan serutan pensil punya Siska..kan kamu punya serutan pensil,..itu diatas meja kamu..”(dengan lembut Tante Riri meminta kepada Magda)
Magda :”Aku cuma pinjam sebentar kok Tante,..ntar juga aku kembalikan..”
Siska :”Tapi aku mau pake !..cepeeett..kembalikan !…(walau sebenarnya siska ga akan pake,berhubung ketakutan serutan pensilnya nanti rusak,..)(belajar berbohong, dari siapa sih?…)
Magda :”Kamu pelit !..Nih !..(serutan pensil seharga Rp. 2 jt, dilempar Magda, maklum,..beli di Amerika,.pake ongkos dan akomodasi yang mahal.. jadi segitu deh,..harganya hehe..)
Serutan Pensil :”..suiiinngg…Praaanngg !..(serutan pensil pun hancur berantakan membentur lantai,…mengeluarkan suara yang membuat mata semua anak sekolah Minggu menoleh dan melihat kondisi serutan pensil yang berantakan…sangat memilukan hati!)
Siska :” mamiiiiiii,…(sampai seluruh Gereja mendengar teriakan Siska, kaca jendela bergetar, seluruh anak menutup kuping masing-masing, ayam di kandang sebelah bertelur,..saking kagetnya).
Tante Riri :”(dengan lembut)..Magda..ga baik melempar barang milik temen kamu,..ayo..minta maaf sama Siska,.ayoo.,”(sambil menuntun tangan Magda, tante Riri menghampiri Siska yang sedang nangis)
Tante Riri :”(dengan lembut)..Ayo Siska maafkan Magda, ..nanti Tante ganti serutan pensilnya.. (kebetulan tante Riri punya cadangan serutan pensil, hadiah dari kekasihnya, mewah dan terlihat mahal,..padahal murah, beli di Gelodok).
Sepulangnya sekolah minggu,..Tante Riri menceritakan kejadiannya kepada orang tua Siska,..
Orangtua Siska:”(sedikit kaget)..Oh,..gitu ceritanya,..padahal ga usah diganti,..kita bisa beli lagi kok,..(basa basi,..padahal dalam hatinya senang, karena serutan pensil tante Riri bagus pisan).
Tante Riri :”(dengan lembut)..ah,..ga pa pa bu,..kebetulan saya punya banyak..(sambil tersenyum manis tante Riri menjawab,..(soalnya kekasih tante Riri rajin ngasih hadiah..sampai 5 kali ngasih hadiah yang sama,yaitu.. serutan pensil !..hehe)
Orangtua Siska :”Oh gitu..(pura-pura kaget)..Tante Riri mah baik hati, cantik, ga sombong…saya mah senang sama tante Riri..makasih banyak atuh Tante,..coba kalau saya punya adik laki-laki saya kenalin sama tante Riri deh..hihi (muji di depan Siska,)”(sambil salamin tante Riri terus mereka pamit pulang).
…tak lama kemudian..
Tante Riri pun memanggil orang tua Magda, dan menceritakan kronologis kejadian dari awal sampai akhirnya, setelah selesai mereka bicara, merekapun semua berpisah..
..setelah sampai di rumah…
Orang tua Magda:”(dengan lembut),..Magda kenapa kamu lakukan lagi merusak barang temen kamu?, kan Magda kemarin berjanji sama mamah tidak akan melakukannya lagi,..”
Magda :”Iyah mah,..maafkan Magda yah,..Magda juga ga tau kenapa Magda seperti ini,..”(sambil nangis Magda berjanji dan memeluk mamahnya).
Orang tua Magda :”(sambil berlinang)..Maafkan mamah juga yah,.. Magda,..kadang-kadang mamah juga suka marah dan mukul Magda, kalau Magda berbuat salah,..ini semua salah mamah,..kalau dulu mamah ga sabar, mamah pikir, kalau mamah marah dan mukul itu bisa merubah kamu,..tapi sekarang mamah sadar, mamah mau lebih sabar lagi, dan sayang sama Magda..yuk kita berdoa biar Tuhan Yesus tolong kita..(mereka berpelukan).
….ketika mereka berdoa…damai sejahtera melanda hati mereka…
Kisah ini terus berlanjut.. Magda berubah menjadi anak yang baik, banyak mengalah, dan menjadi pemimpin di gereja, di sekolah, disukai teman-temannya, karyawan sekolah dan guru-guru sekolah, bahkan orang tua murid suka kepada Magda.
Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, ada beberapa alasan mengapa Magda bisa berubah..: 1. Ada seorang Guru Sekolah Minggu yang sadar betul panggilannya, 2. Ada Orang Tua yang sadar akan kesalahannya. 3. Ada seorang Magda yang tau kesalahannya dan bertobat. 4. Kasih Tuhan Yesus yang melanda Orang tua dan anak ketika mereka sehati meminta.
Jangan lupa di luar sana masih banyak Magda Magda yang lain dan di luar sana tidak banyak guru Sekolah Minggu yang punya karakter seperti tante Riri.
Siapapun kita, apapun posisi kita, di manapun kita pelayanan, mari kita menjadi orang yang terhebat bagi Tuhan,..bagi keluarga, bagi orang-orang yang kita layani dan menjadi terhebat buat diri sendiri..
Kolose 2:5 “Sebab meskipun aku sendiri tidak ada diantara kamu, tetapi dalam roh aku bersama-sama dengan kamu dan aku melihat dengan sukacita tertib hidupmu dan keteguhan imanmu dalam KRISTUS“
Hidup dan pelayanan kita bukan oleh daging semata, tapi juga oleh ROH, maka selayaknya roh kita bersinergi dengan ROH Tuhan, persiapan pelayanan dan gaya hidup kita harus dipimpin oleh Roh.
Galatia 5:18 ”Semua orang, yang dipimpin Roh Allah adalah anak-Nya “.
Salam SEMANGKA..( SEMANGAT KAKAK )..
Oleh: Rachman Natanael
GBI Pasir Koja 39 Bandung