Sekalipun secara fisik Tuhan Yesus sudah tidak ada di dunia ini tapi penyertaan-Nya tidak pernah meninggalkan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Penyertaan Tuhan bagi orang percaya saat ini dilakukan oleh Allah Roh Kudus yang tinggal dalam hati setiap orang percaya. Keberadaan Roh Kudus dalam hati setiap orang percayalah yang memungkinkan hidupnya berubah menjadi seperti Yesus dari waktu ke waktu.
Tapi pada kenyataannya banyak orang percaya yang hidupnya tidak pernah berubah. Kalaupun berubah itu terjadi hanya di awal-awal pertobatannya saja. Setelah sekian lama jadi orang percaya kehidupannya kembali seperti semula bahkan terkadang di jumpai banyak orang percaya yang kehidupannya lebih buruk dari orang dunia. Mengapa hal ini terjadi?
Roh Kudus adalah pribadi Allah yang Roh adanya, sehingga tidak dapat dilihat oleh mata bahkan terkadang sulit dirasakan keberadaanNya. Untuk itu Allah memberikan Alkitab sebagai wujud penyertaan Allah yang nyata. Alkitab di tulis oleh banyak orang dengan latar belakang kehidupan yang berbeda tetapi semua tulisan dalam Alkitab tidak saling bertentangan tetapi saling mendukung satu dengan yang lainnya. Alkitab terdiri dari 66 kitab yang terdiri dari 39 kitab Perjanjian Lama dan 27 kitab Perjanjian Baru. Hasil penelitian mengatakan bahwa waktu penulisan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dipisahkan oleh waktu yang cukup lama. Tapi ke-2 nya memliki satu pokok pikiran yang sama yaitu tentang rencana keselamatan dari Allah untuk manusia yang berdosa, penggenapan dari keselamatan itu melalui kematian Yesus dan rencana kedatangan Yesus ke-2 kalinya. Ha-hal ini menunjukkan bahwa Alkitab bukanlah buku biasa karena pemikiran utamanya berasal dari Allah. Allah yang tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Alkitab adalah Firman Allah, perkataan dan pikiran Allah yang diilhamkan kepada manusia untuk dituliskan. Jadi Alkitab itu bersifat Illahi dan insani. Alkitab bersifat Illahi artinya Alkitab itu tidak bisa salah. Sekalipun ada kisah atau perintah dan nasihat yang tertulis dalam Alkitab yang secara manusia tidak dapat diterima karena tidak masuk akal, itu bukan berarti apa yang ditulis adalah salah. Pikiran dan pekerjaan Allah tidak selalu dapat dipahami dan dimengerti oleh pikiran manusia. Untuk itulah setiap orang percaya perlu pertolongan Roh Kudus untuk mengerti dan menerima bahkan melakukan setiap tulisan yang terdapat dalam Alkitab. Alkitab juga bersifat insani artinya dapat dipahami oleh setiap orang percaya karena ditulis dengan bahasa manusia yang sederhana dan mudah dimengerti. Tidak diperlukan pendidikan khusus untuk bisa membaca dan mengerti Firman Tuhan. Hanya dibutuhkan kemauan untuk membaca dan kerendahan hati untuk menerimanya, maka setiap tulisan yang terdapat dalam Alkitab akan mengubahkan hidup seorang percaya.
Jaman sekarang Roh Kudus memberi ilham kepada orang percaya melalui Alkitab. Roh Kudus akan mengajar, menyatakan kesalahan, mendidik dan memperbaiki kelakuan setiap orang percaya melalui Alkitab. Roh kudus dengan kuasa-Nya sanggup memberikan kerinduan, kesadaran bahkan kemampuan kepada orang percaya untuk senantiasa melakukan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Jadi rahasia untuk hidup kita bisa berubah, terus berubah, tetap berubah dan semakin menyerupai Yesus dari waktu ke waktu adalah dengan hidup senantiasa dipimpin oleh Roh Kudus. Untuk mengetahui pimpinan Roh Kudus maka kita harus senantiasa membaca Alkitab karena di dalamnya berisi perkataan dan pikiran Allah yang ditujukan kepada setiap orang percaya untuk mengetahui apa yang menjadi kehendak dan kerinduan Allah. Hidup kita akan berubah ketika kita melakukan setiap perintah-Nya dan percayalah bahwa Roh Kudus akan menolong setiap usaha dan kerja keras kita di dalam melakukan setiap kehendak dan rencana Allah bagi kita di dunia ini.
Oleh: Tommy Hintajaya
GBI Pasir Koja 39 Bandung