
GBI memiliki 7 spheres yang perlu kita ketahui dimana Allah memanggil. Salah satunya ialah business. Dalam dunia bisnis dan pekerjaan dibutuhkan orang-orang yang takut akan Tuhan dan memiliki visi dari Allah sehingga dunia menjadi lebih baik dengan pekerjaan mereka. Merupakan paradigma yang kurang tepat bila memisahkan kehidupan gereja dengan kehidupan pekerjaan sepenuhnya, karena dimana kita berada, disitulah kita bisa melayani dan memberikan dampak positif bagi orang di sekitar kita.
Pada Perjanjian Lama ketika Salomo sedang mempersiapkan pembangunan Bait Suci, ia memerintahkan supaya dipanggil orang-orang yang ahli dan pandai dalam bidangnya masing-masing untuk memberikan pikiran dan tenaganya dalam membangun Bait Suci. Dalam membangun Bait Suci, Allah yang punya gambaran seperti apa Bait Suci tersebut dikerjakan kelak dan masing-masing orang melakukan bagiannya sesuai kemampuannya mengikuti desain yang telah Allah tentukan. Begitu pun saat ini! Allah memiliki gambaran akan pekerjaan-Nya yang besar bagi dunia ini melalui para ahli yang pandai dalam bidangnya di dunia marketplace. Pekerjaan Allah yang besar akan nampak bila orang-orang ahli ini rela merendahkan hati dan mengerjakan bagiannya mengikuti rancangan Allah, bukan mengerjakan apa yang hatinya inginkan untuk kepentingan sendiri.
Tantangan untuk menjadi pribadi yang berintegritas, yaitu menjadi orang yang sama baik dalam dunia profesional maupun dunia gereja dan pelayanan memanglah tidak mudah. Seringkali persaingan dunia profesional begitu keras sampai-sampai rasanya ingin meninggalkan prinsip kekristenan saat menghadapi persaingan dunia. Memang dengan meninggalkan prinsip Kristen nampaknya akan lebih mudah naik dan berhasil di dunia marketplace, akan tetapi ingatlah bahwa perkenanan Allah merupakan yang terpenting saat kita melakukan pekerjaan kita. Seperti nats berkata, lakukanlah segala sesuatu seperti untuk Allah dan bukan untuk manusia. Lalu, untuk apa kita berbuat curang di dunia pekerjaan bila Allah tidak berkenan akan pekerjaan kita? Bukankah pekerjaan yang kita lakukan seharusnya untuk Allah saja? Sebuah ilustrasi kehidupan kekristenan ialah seperti sebuah lokomotif yang melaju cepat di lajurnya, namun akan lambat bahkan tak mampu bergerak di luar lajurnya. Begitu pun kita, bila kita keluar dari jalur yang Allah tetapkan bagi kita maka hidup kita akan mandek.
Memilih jalur yang tepat juga merupakan hal yang sangat penting. Tersedia banyak panggilan, bila semua orang fokus di bisnis, bagaimana dengan church dan sphere lainnya? Ingat bahwa ada 7 spheres, Arts Media & Entertainment, Business, Church, Development of the Poor, Education, Family & Government. Perlu ada orang-orang yang kompeten dan memiliki hati yang utuh untuk bekerja bagi Allah di panggilannya. Bila Anda terpanggil dalam bisnis maka lakukanlah dengan sepenuh hati bagi Allah dan tentunya akan memberkati banyak orang melalui pekerjaan kita di dunia profesional. Bila kita menjadi pribadi yang tahu panggilan Allah dalam hidup kita dan maksimal di panggilan maka orang-orang di sekitar kita akan menjadi orang yang sangat diberkati melalui kehadiran kita. Karena kita ini buatan Allah yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk melakukan pekerjaan baik bagi kemuliaan nama-Nya.
Oleh:Ivan Stefanus
GBI Pasir Koja 39 Bandung