PRAISE AND WORSHIP (TALKSHOW)

Artikel Link
Oleh: Tirza Raidishya Fairha Ayumi Handi

Minggu, 22 September 2024 Ibadah Link Youth berkesempatan mengadakan Talk show dengan tema: “Praise and Worship“ dengan nara sumber yang keren-keren tentunya , yaitu Kak Yosia Herdian dan Ci Selvy.

Moderator memulai perbincangan dengan beberapa pertanyaan diantaranya :

  1. Secara Teknis, apa yang membedakan musik pujian dan penyembahan dari genre musik lain?
    narasumber memaparkan bahwa yang membedakannya ialah tujuannya?
    *Jika musik duniawi dibawakan untuk menghibur orang lain, namun musik pujian di gereja tentunya berfokus untuk memuliakan nama Tuhan. Dan untuk genre musik apa pun yang dibawakan atau dimainkan tidak masalah sebetulnya (genre rock, dangdut dll) karena, ingat tujuan awalnya, semua kita bawakan untuk memuliakan nama Tuhan dan bukan yang lainnya.
  2. Apakah tempo dan dinamika musik mempengaruhi suasana rohani dalam ibadah? dan bagaimana cara memastikan bahwa musik/pujian yang dimainkan/dinyanyikan tidak hanya enak didengar, tetapi juga menyentuh hati pendengarnya?
    Narasumber: kalau membicarakan soal tempo, di daerah Afrika sana penyembahan itu temponya cepat, tapi di Indonesia ini memang rata-rata penyembahan itu temponya ada di 65 bpm, jadi tergantung dari kitanya saja, lagu praise pun bisa saja mempengaruhi suasana rohani setiap pribadinya. Moderator menyimpulkan, bahwa jika Tuhan bekerja pada orang tersebut, tidak peduli mau lagu praise atau worship ketika TUHAN menjamah, maka itu akan mempengaruhi suasana hati seseorang. Tapi dari semua itu, untuk musik yang enak didengar dan bisa menyentuh hati, karena adanya kesatuan hati antara pemusik dan pemuji. Jika ada kesatuan hati saat melayani, tidak ada iri dengki antar pelayan, maka semuanya juga bisa enak untuk didengar oleh pendengarnya dan nama Tuhan yang dimuliakan.
  3. Bagaimana hubungan antara lirik lagu dengan pengaruh rohani yang dirasakan jemaat?
    * Lirik lagu sangat berpengaruh bagi pendengar, menurut Ci Pepi, beliau sangat suka lirik lagu yang sesuai dengan firman Tuhan (Alkitab), karena itu benar-benar menyentuh dan terasa sekali ketika menyembah, sedangkan menurut Kak Yosi, beliau mengilustrasikan ketika kita sedang mendengarkan lagu dunia saat galau dan menangis karena liriknya sesuai dengan keaadan hati kita maka lirik itu berpengaruh sekali dengan situasi yang dirasakan oleh pendengarnya.
  4. Kalau menurut narasumber, apa yang paling utama (Hati) atau (Skill)?
    * Menurut narasumber, keduanya adalah hal yang tidak bisa dipisahkan, karena jika kita memiliki hati untuk melayani, maka tentu kita juga mau terus berlatih dan mengembangkan skill. Jadi tidak ada yang yang paling penting, keduanya memiliki perannya masing-masing dan sama pentingnya, juga saling berkesinambungan.
  5. Apa hambatan Anda untuk memuji dan menyembah Tuhan?
    * Hambatan yang utama adalah dari hati setiap pribadi masing-masing. Jika keadaan hati sedang tidak baik-baik saja atau tidak dalam keadaan damai sejahtera, maka saat melayani pun akan merasa terhambat dan tidak menyenangkan. Dan jangan sampai ada pertikaian antara sesama pelayan Tuhan karena itu dapat menghambat dalam melayani.
  6. Bagaimana kalau salah satu pelayan melakukan kesalahan di tengah lagu?
    * Narasumber berkata cukup senyum dan ketawain aja, karena itu hal yang biasa saat berada di atas pangung/mimbar.
  7. Bagaimana jika kita merasakan kepahitan saat ditegur dan bagaimana cara mengatasinya?
    * Narasumber menjelaskan bahwa setiap teguran itu bukti tanda mereka sayang sama kita, jadi jangan hanya karena teguran kita jadi down dan tidak mau lagi melayani, karena teguran itu dapat membangun kita lebih baik lagi, setiap teguran bisa ambil hal positifnya saja.

    Kesimpulan: jadikanlah pujian penyembahan sebagai kebiasaan yang kita lakukan untuk kemuliaan nama Tuhan dan jangan mudah menyerah namun terus belajar, dan melayani dengan fokus yang tertuju kepada Tuhan Yesus saja dan bukan pujian dari manusia, karena semua yang dilakukan oleh kita hanya untuk memuliakan nama Tuhan Yesus.

    Akhir perbincangan ditutup dengan ucapan terima kasih dan sedikit tanda terima kasih dari LINK untuk kedua narasumber. Terimakasih, Tuhan Yesus memberkati.

Check Also

16. Warta LiNK Kemerdekaan

HARI KEMERDEKAAN 2024

Oleh: Kevin Eldiwan                Dalam memperingati hari kemerdekaan Republik …