PANCASILA RUMAH BERSAMA

Oleh: Bp. Hanan Gandasubrata

Pancasila Rumah Bersama, Broery Doro Pater Tjaja, Defli Yuandika Ruso, dan kawan-kawan (penyunting), Libri dan Suara GMKI, 170 halaman.
Pancasila adalah pandangan hidup, ideologi negara, dan cita-cita bangsa. Pancasila adalah perekat kehidupan bangsa kita yang sangat beragam. Pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap sendi kehidupan berbangsa, bermasyarakat, dan bernegara harus dilakukan karena Pancasila adalah penerjemahan karakter bangsa Indonesia. Pemerintah, lembaga agama, lembaga pendidikan, partai politik, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, dan berbagai lembaga lainnya berkewajiban menanamkan nilai-nilai Pancasila sehingga kita dapat berjalan dan bekerja bersama tanpa memperdebatkan lagi perbedaan di antara kita.

Pancasila seharusnya tidak hanya kita maknai dalam hal merajut keberagaman suku dan agama saja. Pancasila menjadi landasan berpikir kita dalam menghadirkan kebijakan adil dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Pancasila adalah dasar kita menyelesaikan permasalahan ketidakadilan yang dialami buruh, tani, dan nelayan. Pancasila juga menjadi jawaban kita dalam mengurai persoalan ketimpangan pembangunan, kehidupan ekonomi tidak merata, atau kesenjangan sosial antara penduduk kota dan pedesaan. Pancasila adalah panduan kita dalam menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat indonesia.

Tidak ada karya manusia yang sempurna karena kesempurnaan hanya dimiliki oleh Sang Pencipta. Begitu juga di dalam buku bunga rampai ini masih terdapat banyak ketidaksempurnaan. Namun ketidaksempurnaan pemahaman ini tidak menghalangi keinginan kita untuk menuangkan pengalaman dan gagasan tentang Pancasila. Tentunya adanya ketidaksempurnaan ini akan memberikan kesempatan kepada para pembaca untuk dapat juga menuangkan pemikiran tentang Pancasila, sehingga dengan wacana yang dibangun, Pancasila akan benar-benar hidup di ruang publik dan kita dalami bersama-sama. Para penulis berharap agar dengan hadirnya buku ini akan berkontribusi untuk merangsang lahirnya buku-buku sejenis sehingga semua literatur ini dapat hadir berdampingan sebagai rujukan atau referensi mengenai Pancasila.

Broery Doro Pater Tjaja – atau biasa disapa Ater, seorang putra Halmahera, adalah mantan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan Pengurus Pusat GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) (2016-2018). Alamat emailnya: atertj@gmail.com.
Defli Yuandika Ruso, adalah mantan aktivis GMKI, dan kini menjabat sebagai Direktur Eksekutif Rumah Milenial Indonesia dan juga sebagai salah satu Wakil Bendahara GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia).

Check Also

Library

KARENA BETHLEHEM

Oleh: Hanan Gandasubrata Karena Bethlehem Kasih Dilahirkan, Harapan Ada Di Sini; Max Lucado, M.A.; Light …