NATAL ADALAH ALARM

aRTIKEL uTAMA
Oleh: Pdm. Drs. Dede Imawan

Alarm biasanya digunakan untuk pengingat agar kita tidak lupa dengan waktu atau kegiatan yang telah kita rencanakan. Selain itu alarm juga merupakan tanda yang memberitahu agar kita segera melakukan sesuatu atau memperbaiki karena ada kerusakan , mengobati karena ada bagian tubuh yang perlu diobati dll . Intinya alarm adalah tanda yang memberi peringatan .

Natal juga Alarm karena dalam peristiwa natal, sebagai umat TUHAN kita diingatkan atas beberapa hal yang mungkin kita telah lupakan bahkan tidak kita sadari, antara lain :

1. Konsisten Dengan Panggilan
LUKAS 1:38 Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Maria pribadi yang konsisten dengan imannya . Ketika ia menyatakan sebagai hamba Tuhan , ia konsisten dengan hal itu sekalipun tantangan yang harus ia hadapi dan jalani begitu berat . Semasa hamil ( tentu kondisi tubuh juga tidak nyaman ) ia senantiasa menghadapi banyak kesulitan dan hambatan. Harus mengungsi jauh , mencari tempat melahirkanpun sulit hingga akhirnya harus di kandang domba , setelah bayi lahir , ia juga harus melarikan diri karena diancam oleh Herodes . Namun dibalik semua itu, Maria tetap konsisten dan melakukannya dengan setia . Dan akibatnya ia tertulis di Alkitab sepanjang jaman sebagai ibu yang dipermuliakan banyak Wanita.
Dengan memperingati perayaan natal, kiranya kita merenungkan bagaimana konsistensi kita dengan panggilan-Nya selama ini ?

2. NATAL adalah KASIH yang Mendekat
Esensi dari hari Natal adalah kedatangan Kristus ke dunia. Seorang Kristus yang mendekat kepada manusia. Itu sebabnya, pribadi Kristus sudah selayaknya menjadi fokus kita di dalam merayakan natal bukan acara , hadiah atau kemewahan lainnya . Dialah perwujudan hadiah terbesar bagi seluruh umat manusia; yaitu anugerah keselamatan dan hidup yang kekal melalui karya-Nya. Titus 3:3-7.

3. NATAL adalah berbagi kasih dalam keluarga
Mazmur 68:6-7 Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus; Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.
Tuhan tempatkan kita di dalam satu keluarga yang bernama gereja, untuk berjalan bersama-sama, menjadi sumber kekuatan untuk kita semua, Itulah Kekristenan. Kekristenan bukan hanya sekedar bernyanyi, nyanyian kita adalah ungkapan kasih kita kepada Tuhan. Tuhan memakai satu institusi bernama Keluarga untuk menyalurkan Kasih-Nya kepada dunia. Jika kita tidak punya kemewahan dalam bentuk keluarga jasmani, Tuhan menganugerahkan kita keluarga rohani. Tuhan berharap keberadaan kita di institusi gereja menjadi saluran kasih bagi semua anggota keluarga dalam gereja.

4. Menjadi Terang Dunia
Yohanes 12:46 Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.
Peristiwa natal mengingatkan bahwa kita telah menerima terang-Nya dan kita hidup dalam terang-Nya bahkan menjadi terang bagi dunia yang semakin gelap. Tidak lagi focus hanya untuk diri sendiri melainkan memancarkan terang bagi mereka yang membutuhkan cahaya karena mereka ada dalam kegelapan.

5. Natal adalah Damai dan PENGHARAPAN
LUKAS 2:9-10
Bagi para gembala , malam itu merupakan malam yang menakjubkan . Kegelapan dan keheningan malam yang biasanya menjadi bagian dari rutinitas keseharian mereka kemudian dipecah oleh lantunan pujian bagi Allah dari bala tantara surga . Mereka memuji Allah karena apa yang ALLAH lakukan bagi dunia.

Hal sama akan kita alami . Pesan damai dan pengharapan bagi para gembala menjadi pesan pengharapan bagi kita dalam menutup tahun 2023 dan memasuki tahun 2024 bersama kasih Allah yang pasti diberikan kepada setiap orang yang membuka hati dan menerima-Nya. Jangan ragu dan kuatir dengan hari esok tetapi percayalah kepada kasih dan kuasa-Nya . Terang yang dialami para gembala juga akan menjadi cahaya bagi kita yang akan memasuki tahun baru 2024.

Masihkah kita sibuk dengan memikirkan kebutuhan diri sendiri dalam merayakan natal ? atau bahkan membandingkan hadiah natal antar gereja ? Kuatir dan takut memasuki tahun 2024 ? Saya berharap melalui natal 2023 ini kita semakin dewasa dalam iman dan dewasa sebagai umat TUHAN.
Selamat hari natal 2023 dan selamat Menyongsong tahun 2024 Tuhan Yesus memberkati.

 

 

Check Also

Artikel Utama

BERSAKSI ITU MENYENANGKAN

Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans 2 Timotius 4:2, 8Menginjil itu tidak mudah. Namun, menginjil/bersaksi …