
Uji Kedua untuk Pekerjaan Seorang Wanita: Dalam Nama Yesus
Jika Anda begitu was-was atas pekerjaan Anda dan keuangan Anda, saya yakin pelajaran ini akan membawa kelegaan buat Anda. Uji kedua untuk pekerjaan seorang wanita ditemukan di Kolose 3: 17. “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”
1 Korintus 10:31 “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.”
Jika pekerjaan Anda lulus dari pengujian yang pertama, inilah waktunya untuk menerapkan yang kedua. Pengujian ini mengevaluasi pekerjaan atau kegiatan Anda untuk melihat apakah Anda dapat melakukannya dalam nama Yesus dan untuk kemuliaan Allah.
Melakukan sesuatu dalam nama Yesus berarti melakukan segala sesuatu sesuai dengan karakternya dan integritasnya. Dapatkah pekerjaan atau kegiatan Anda lulus dalam pengujian ini? Apakah Yesus akan melakukan apa yang sedang Anda lakukan?
Matius 6: 24-34
Ayat 24 Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.
Yang mana antara kedua Tuan itu yang Anda pilih untuk mengabdi?
Ada satu kata di ayat-ayat 25,27,28,31 dan 34, yaitu: “kuatir”
Hal-hal yang disebutkan di pasal ini yang dapat menimbulkan kekuatiran, yaitu: tentang hidup (makanan, minuman), tubuh (pakaian yang akan dipakai).
Hal-hal apakah yang ada di alam yang Yesus ingatkan agar kita perhatikan? Burung-burung, bunga bakung.
Apa yang Allah ketahui tentang Anda? Dia tahu bahwa kita memerlukan semua itu (ay. 32).
Ayat 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Apa yang Anda pelajari dari pasal ini yang dapat mengubah cara pikir Anda?
Filipi 4: 6-7 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.“
Bagaimana Filipi 4:6-7 menangkal hal kekuatiran? Dengan doa dan ucapan syukur.
Ketika Anda membuat satu keputusan mengenai satu kegiatan — apakah itu pekerjaan sepenuh-waktu atau satu pekerjaan sukarela — Anda perlu mempertimbangkan ini. Akankah Yesus melakukan ini jika Dia adalah saya?
Yesus tidak pernah kuatir akan makanan, pakaian, atau tempat tinggalnya. Dia tidaklah terbangun di malam hari karena mengkhawatirkan masa depan. Dia hidup dengan sederhana tetapi semua kebutuhan-Nya terpenuhi. Dia bekerja sebagai seorang tukang kayu, lalu masuk dalam pelayanan sepenuh waktu. Dia tidak khawatir tentang uang di dalam kedua pekerjaan itu. Karena kita tahu bahwa Dia tidak berdosa, kita tahu Dia tidak hidup menuruti hawa nafsu, begitu juga Dia tidak menimbun harta dan tidak hidup dalam ketakutan.
Jadi bagaimana kita dapat sama seperti Yesus–bebas dari penimbunan atau terlalu menuruti keinginan secara berlebihan? Bagaimana kita dapat membuat keputusan mengenai bekerja atau tidak bekerja berdasarkan prinsip-prinsip Alkitab mengenai uang?
Allah Menyediakan semua Kebutuhanku
Dalam 1 Korintus 9: 8; Filipi 4: 19 dan Ibrani 4: 16 Allah memberikan bukan menurut pikiran manusia, tetapi menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya, juga karena kasih karunia-Nya
Hingga sejauh manakah Allah akan memperhatikan kebutuhan-kebutuhan Anda? (lingkari satu)
SEMUA BEBERAPA SEDIKIT BANYAK
Jika Anda membuat keputusan mengenai bekerja berdasarkan kebutuhan Anda akan uang, bagaimanakah hal yang Anda baru pelajari ini dapat membantu Anda membuat satu keputusan yang bijak?
GBI Pasir Koja 39 Bandung