LENTUR SEPERTI BAMBU

plantacion-bambu-suerte-xl-668x400x80xXApakah keistimewaan pohon bambu dibanding pohon lain?. Mengapa pohon bambu tidak tumbang atau patah batangnya ketika diterpa badai atau angin topan?. Apakah karena akarnya dalam?. Bukan! Akar pohon pinus lebih dalam. Apakah karena batangnya kuat?. Juga bukan! Pohon jati lebih kuat batangnya. Kalau begitu apa sebabnya pohon bambu bisa bertahan terhadap angin kencang?. Rahasianya terletak pada kelenturan batang bambu!.

Ketika diterpa badai, pohon-pohon lain berdiri kaku dan tegak seakan-akan menantang kekuatan angin. Akibatnya ranting dan batangnya bisa patah. Sebaliknya batang bambu justru merunduk dan menunduk. Bambu membiarkan diri diarahkan oleh tiupan angin sampai termiring-miring. Batang bambu bersifat lentur, yaitu bisa berlekuk atau melengkung. Sifat lentur itu menyebabkan pohon bambu mampu bertahan dalam badai dan topan. Sifat lentur itu memulihkan kembali sikap tegak bambu setelah badai berlalu. Pohon lain berkonfrontasi (bertentangan) terhadap angin, sedangkan bambu beradaptasi.

Itu bukan berarti bahwa bambu menyerah pada angin, ia justru bertahan. Akarnya tetap berpegang pada pijaknya. Bahkan akarnya justru jadi kian mendalam. Badai justru membuat pohon bambu menjadi lebih kuat. Bambu bisa menjadi guru kita.

Sebagai wanita kita mengenal dengan sangat baik ketidakadilan yang sangat serius yang telah dan sedang dilakukan terhadap para wanita, anak-anak dan orang-orang miskin di dunia ini. Kita jadi merinding dan ngeri terhadap berita-berita tentang penculikan anak, penganiayaan anak, penyerangan sexual dan tayangan-tayangan di layar televisi mengenai anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtuanya. Dari semua hal ini, kita mengerti bahwa sebagai wanita kita akan selalu melewati kesulitan.

Seorang ibu menceritakan kepada saya bagaimana dia harus bertahan menghadapi suami yang walaupun sudah percaya Tuhan Yesus , namun sikap dan perangainya seperti orang di luar Tuhan. Melakukan kesalahan sedikit saja pasti akan ada benda melayang ke tubuh si istri ini. Belum lagi kita sering mendengar atau melihat di tayangan-tayangan televisi bagaimana para wanita yang mengalami ketidak adilan sebagai seorang istri ; diselingkuhi, kekerasan dalam rumah tangga, bukan hanya dalam bentuk fisik tapi juga kata-kata yang menyakitkan. Dan banyak persoalan yang dihadapi oleh para wanita/ istri/ ibu.

Dalam sebuah acara The Oprah Winfrey Show yang ditonton oleh jutaan pemirsa di seluruh dunia, seorang ibu menceritakan kisahnya. Ia meninggalkan putra ciliknya di mobil hanya untuk beberapa menit saja. Tiba-tiba seorang pencuri melarikan mobil itu. Putra ibu itu dibunuh. Sampai kini ibu itu tidak bisa memaafkan kesalahannya sendiri. Tetapi Oprah berkata kepada ibu itu, “Your life is bigger than your son’s death.” Artinya, “Hidup Anda lebih besar daripada kematian putra Anda.”

Melihat semua hal ini, mari para wanita kita belajar dari pohon bambu dalam cerita di atas. Bagaimana sikap kita sebagai wanita kepunyaan Allah, dapat bertahan menghadapi badai kehidupan yang menimpa hidup kita?.

Setiap badai kehidupan bisa membuat kita semakin kuat, bukan karena kita mampu, tapi karena ada Yesus yang selalu menopang dan Roh Kudus yang menjadi penghibur.

Dan bagi Anda para wanita yang sedang menghadapi badai, mari senandungkan lagu ini, Engkaulah perisaiku, saat badai hidup menerpaku, Firman-Mu di dalamku, tenangkan jiwaku.

Reff: Ku ‘kan berdiri di tengah badai, dalam kekuatan yang Kau berikan, sampai kapan pun ku ‘kan bertahan, karena Yesus selalu menopang hidupku.

Coba untuk menghafal ayat Firman Tuhan Ulangan 31:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangan takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.

Oleh: Indri Haans

 

 

 

Check Also

Artikel Wanita April 26 copy

IMAN UNTUK MENANG – 7

Artikel Wanita April 26 copy Dalam pertandingan yang ditayangkan secara nasional di televisi dari Norman, …