
Yohanes 1:29 (TB) Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Yohanes menunjukkan dan menyatakan kepada murid-murid lain bahwa Yesus adalah Anak Domba Allah yang akan menghapus dosa dunia dan melalui Dialah umat manusia sanggup terlepas dari segala ikatan dosa yang dari awal kejatuhan manusia menjadi masalah terbesar dan tak seorangpun dan dengan cara apapun sanggup melepaskan diri dari belenggu dosa . Tetapi melalui kematian-Nya di kayu salib, Dia telah menjadi jalan pendamaian antara manusia dengan Allah. Melalui Yesus yang mati di kayu salib, Allah telah menyediakan korban yang sempurna, yaitu Yesus Kristus, Anak-Nya sendiri. Yesus adalah anak domba yang dikurbankan maka darah Nya menjadi kurban penghapus dosa dan karena iman dalam darah-Nya, kita memperoleh bagian dalam pendamaian itu. Di atas salib, Kristus mencurahkan darah-Nya yang tidak berdosa untuk menghapus dosa-dosa kita serta mendamaikan kita dengan Allah. Di kayu salib, Dia telah melakukan pembayaran yang lebih dari cukup untuk segala hutang dosa manusia. Dia telah menggantikan manusia yang seharusnya menerima hukuman kekal. Ia datang untuk melakukan sesuatu yang tidak akan dapat dilakukan oleh manusia sendiri, yaitu menyelamatkan diri. Namun setiap orang yang percaya kepada Dia, akan dibersihkan dari dosa. Darah-Nya menjangkau kedalaman jiwa dan hati nurani. Jiwa yang cemar oleh dosa, sebuah perbuatan yang sia-sia, yang mengakibatkan kematian rohani dan mengarah kepada kematian kekal. Kristus yang mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah melalui Roh yang kekal, bukan hanya sebagai kodrat Ilahi yang didukung dengan kodrat manusia, melainkan Roh Kudus, yang Dia miliki secara tidak terbatas, yang membantu-Nya dalam segala hal, dan dalam tindakan ketaatan yang sangat besar untuk mengorbankan diri-Nya sendiri itu.
Darah Kristus cukup untuk memampukan kita melayani Allah yang hidup, bukan hanya dengan membersihkan kesalahan yang memisahkan Allah dan orang-orang berdosa, melainkan juga dengan menguduskan dan memperbarui jiwa melalui pengaruh Roh Kudus yang penuh rahmat.
Inilah tujuan kedatangan Yesus Kristus yang adalah korban pendamaian itu. Dialah pembalut luka yang telah disediakan Allah, oleh darah itulah penebusan diadakan, tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan dosa (Ibrani 9:22). Dan tidak ada darah selain darah Kristus yang sanggup melakukannya.
Di jaman sekarang ini, banyak orang kehilangan kepercayaan kepada Tuhan. Banyak orang yang mulai meragukan apakah Tuhan Yesus masih bisa menolongnya ?
Tidak sedikit orang yang berkata bahwa dulu Tuhan pernah menolong dirinya dan banyak orang yang sebenarnya sudah pernah mengalami kebaikan dan pertolongan Tuhan, tapi karena mereka hanya melihat pada kesulitan hidupnya sekarang, maka mereka kehilangan kepercayaan.
Sebagai orang-orang Kristen masa kini, kita tidak hanya percaya kepada Yesus Kristus, tetapi kita hidup di dalam Kristus; kita satu dengan Kristus. Bahwa kewajiban kita adalah memandang, dengan mata iman, Anak Domba Allah yang sudah menghapus dosa dunia.
Roma 5:10 (TB) Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
Mari dalam bulan Paskah ini, Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia jangan pernah berpaling dari Tuhan Yesus dan jangan lepaskan Tuhan Yesus. Amin.
Oleh: Pdm. Nehemia Tonny Saputra
GBI Pasir Koja 39 Bandung