KELUARGA

KELUARGA - Lembaga pertama yang dibentuk Allah di bumi adalah keluarga. Keluarga merupakan unit kesatuan terkecil dalam masyarakat
Oleh : Pdm. Drs. Dede Imawan

Lembaga pertama yang dibentuk Allah di bumi adalah keluarga. Keluarga merupakan unit kesatuan terkecil dalam masyarakat, tetapi menjadi inti kehidupan yang menentukan baik buruknya kehidupan suatu masyarakat, bangsa dan bahkan dunia.


Oleh sebab itu, sudah seharusnya gereja yang juga merupakan tempat bersatunya keluarga dari masing-masing jemaatnya, menaruh perhatian atas kualitas keluarga di dalam gereja, melalui pemberitaan firman Tuhan yang membahas keluarga. Apa yang Tuhan mau dengan sebuah keluarga. Apa yang firman Tuhan tetapkan dalam sebuah keluarga dan apa yang telah Tuhan lakukan dan janjikan kepada keluarga di dalam Kristus.

Bencana pertama atas manusia di dunia diakibatkan oleh serangan Iblis terhadap kehidupan keluarga, sehingga manusia harus terusir dari Taman Eden dan akhirnya mengalami kematian (Kejadian 3). Demikian pula kelak kehancuran keluarga merupakan pertanda menjelangnya akhir zaman tiba (2 Timotius 3:1-5) ketika peradaban manusia berakhir.

Namun, syukur kepada Allah oleh karena kasih-Nya terhadap manusia, Ia mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus. Ia memulihkan segala sesuatu yang rusak dan seharusnya binasa, bahkan kematian pun dikalahkan oleh kuasa kebangkitan-Nya. Inilah dasar pengharapan kita. Oleh kuat kuasa-Nya, kita memperoleh kemenangan yang diawali dari dalam kehidupan keluarga.

Allah memberi jalan agar kehidupan keluarga di bumi bisa kembali baik dan bahagia, yaitu dengan cara setiap keluarga harus hidup dalam rencana Allah yang semula. Allah memberi solusi sehingga kita mengalami pemulihan keluarga.

Mazmur 112:1-3 Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.
Yesaya 61:9. Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN.

Keluarga yang dijanjikan TUHAN adalah yang mengalami pemulihan dan menjadi keluarga milik kita, ketika seluruh anggotanya, suami isteri dan anak-anak kembali kepada Tuhan, mengabdi kepada Tuhan dan taat kepada perintah-Nya.

Suami sebagai kepala keluarga atau orang tua dari anak-anak-nya, berfungsi dan mempunyai tugas mulia untuk mengundang berkat, bukan saja bagi keluarga itu sendiri melainkan juga bagi masyarakat dan bangsa di mana ia berada, bahkan dunia. Sekalipun itu menjadi sesuatu yang sulit, tetapi syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang memberi begitu banyak cara, petunjuk dan nasihat, disiplin serta kuasa dalam Roh Kudus kepada yang mengandalkan-Nya dan menaruh percaya serta taat atas perintah-Nya, untuk melaksanakan tugas mulia ini.

Satu hal yang bisa dan patut kita lakukan sebagai kepala keluarga ialah mengabdikan diri demi membangun keluarga Kristen yang sesuai rancangan firman Tuhan, sesuai prinsip dan kelengkapan Ilahi yang dikaruniakan-Nya kepada kita melalui firman Tuhan.

Kiranya pembahasan tentang keluarga di sepanjang bulan Juni di gereja di mana kita beribadah memberi kita wawasan baru dan membawa kita kembali ke jalur yang benar sesuai firman Tuhan dalam berkeluarga, sehingga berkat dan janji firman Tuhan atas keluarga tergenapi di seluruh keluarga jemaat GBI Pasirkoja 39. Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Untuk membaca artikel Utama yang lain silahkan klik disini 

Check Also

Artikel Utama

BERSAKSI ITU MENYENANGKAN

Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans 2 Timotius 4:2, 8Menginjil itu tidak mudah. Namun, menginjil/bersaksi …