KARENA KASIH

Ketaatan tidak sama dengan keselamatan

Kita tidak harus taat kepada Allah supaya selamat dan mendapat pengakuan-Nya, ketaatan kita tidak membuat kita lebih layak (anak-anak tidak harus taat kepada kita untuk jadi anak-anak kita dan untuk dapat pengakuan dari kita, ketaatan anak-anak tidak membuat mereka lebih layak).

Ketaatan kita bukan jalan menuju keselamatan, penerimaan atau kelayakan. Adalah pAndangan legalistik (hukum/pengesahan) yang keliru bahwa keselamatan diraih atas usaha kita bukan karena anugerah Allah.

Dalam Perjanjian Lama, hubungan dengan Allah didasarkan pada ketaatan akan perintah-perintah-Nya (Kel. 19:5, Yer. 7:23). Hubungan dengan Allah tidak didasarkan pada apa yang kita lakukan. Tetapi tidak ada seorangpun di luar Yesus dapat hidup dengan sempurna, tanpa dosa sehingga layak mendapatkan pengakuan dan penerimaan Allah.

Kita harus ingat bahwa hubungan kita dengan Allah sejak zaman Perjanjian Baru sepenuhnya didasarkan pada ketidakberdosaan Yesus. Dalam keselamatan, Yesus memberikan kepada kita reputasi-Nya yang sempurna, dan mengambil reputasi kita yang penuh dengan dosa. Kita diterima oleh Allah karena kita sekarang memiliki kehidupan dan kebenaran Yesus daripada kita sendiri (2 Kor. 5:17 dan 21).

Ketika kita mempelajari ketaatan, adalah sangat mudah untuk tetap berpola pikir seperti yang ada di dalam Perjanjian Lama. Adalah sangat gampang untuk berpikir bahwa jika kita taat kepada Allah Dia akan lebih mengasihi kita. Itu jelas tidak benar. Yang benar adalah, jika Anda taat kepada Allah, Anda akan memenuhi rencana yang Dia tetapkan bagi dunia jasmani dan rohani untuk membawa kemuliaan bagi diri-Nya sendiri dan untuk tujuan akhir yang baik bagi Anda.

Bandingkan itu dengan apa yang Anda ketahui tentang hubungan Anda dengan anak-anak Anda. Jika mereka taat, itu adalah untuk kebaikan mereka dan akan membawa kehormatan bagi Anda. Tetapi akankah itu membuat mereka lebih menjadi anak Anda? Tidak.

Yesus memberi kita teladan akan hubungan yang sempurna dengan Bapa kita yang di Surga (Yoh. 15:10) 

Kiat untuk Ibu

Jujurlah kepada anak-anak Anda. Jika Anda nyata-nyata berdosa di hadapan anak Anda yang berusia 4 atau 14 atau 24 tahun, percayalah, dia tahu bahwa Anda memang melakukannya jangan menyembunyikannya. Dekati anak Anda dan akui kesalahan Anda dan jika itu melibatkan dia, mintalah pengampunannya. Kemudian, berdoalah dengan singkat di depan anak Anda meminta Allah untuk mengampunimu.

Oleh: Indri Haans

Check Also

Artikel Wanita April 26 copy

IMAN UNTUK MENANG – 7

Artikel Wanita April 26 copy Dalam pertandingan yang ditayangkan secara nasional di televisi dari Norman, …