
Menghadapi kehidupan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) tidaklah mudah. Ekonomi negara-negara di berbagai belahan dunia terguncang begitu hebat. Mulai dari industri, perusahaan besar hingga pedagang kaki lima merasakan dampak virus Covid-19 terhadap perekonomian mereka. Sebutlah perusahaan besar seperti salah satu brand pakaian ternama Zara yang menutup 1200 gerai di seluruh dunia, Victoria Secret yang menutup 250 gerainya, hingga restaurant Pizza Hut dan Wendy’s di Amerika yang dikabarkan pailit. Pedagang kaki lima pun merasakan sepinya konsumen ketika masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) masih diberlakukan.
Suatu malam saat masa PSBB masih diberlakukan di kota Bandung, saya hendak tidur seperti malam biasanya. Namun, tiba-tiba terlintas satu ayat di benak saya yaitu Yeremia 29 : 7 yang berbunyi “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada Tuhan, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.” Ayat ini Tuhan taruhkan dalam hati saya sehingga menjadi pergumulan pribadi saya sendiri. Kemudian selang beberapa hari, salah satu teman di kampus menghubungi saya, dan ternyata dia juga diberi visi yang sama oleh Tuhan! Berangkat dari sini, akhirnya kami mengajak salah satu teman kampus kami yang lain untuk mulai mengerjakan visi yang Tuhan berikan.
Akhirnya lahir ide untuk menggalang dana yang nantinya akan dibagikan ke orang-orang jalanan dalam bentuk masker kain dan juga nasi bungkus. Kami mulai untuk membuat akun instagram untuk organisasi kami yang dinamakan Jadi Terang. Di hari pertama kami memulai penggalangan dana, Tuhan langsung menitipkan 200 masker kain melalui seorang donatur secara gratis! Kami bertiga akhirnya bersepakat menetapkan target penggalangan dana untuk membeli 200 nasi bungkus.
Puji Tuhan! Nominal dana yang terkumpul tepat untuk membeli 200 nasi bungkus! Kami berkeliling kota Bandung membagikan paket masker kain beserta nasi bungkus yang telah disiapkan. Target dan sasaran kami yaitu orang-orang jalanan yang setiap hari mencari nafkah dan membutuhkan makanan sehat di tengah pandemi, mereka yang berkekurangan yang penghasilan hariannya terganggu akibat pandemi Covid-19 ini. Pemulung, tukang sampah, tukang becak dan lain-lain.
Kami berterima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah berpartisipasi dan berdonasi dalam project Jadi Terang ini. Terima kasih untuk dukungan doa dari teman-teman semua.
Bagi kami, sudah sewajarnya kita yang berkecukupan, yang dititipkan Tuhan berkat adalah untuk membantu dan mengulurkan tangan bagi mereka yang membutuhkan. Roma 15:1 “Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.” Untuk jemaat GBI Pasir Koja yang ingin tahu kegiatan organisasi Jadi Terang, boleh mengikuti akun instagram kami di jaditerang.indonesia. Mari kita melawan pandemi Covid-19 dengan kerja nyata .
Tuhan Yesus pasti memberkati!
GBI Pasir Koja 39 Bandung