INGIN BESAR? BERKONSENTRASILAH KEPADA SEDIKIT ORANG

Kamis siang, 01 Agustus 2019 tepat di hari ulang tahunnya, saya berkesempatan untuk berbincang singkat tentang topik Pemuridan dengan Bapak Pdp. Dr. Ferry Simanjutak, Ketua Komisi Care Cell GBI Pasirkoja 39 Bandung.

Menurut Bapak, apakah yang dimaksudkan dengan pemuridan?

Pemuridan adalah mempersiapkan orang untuk menjadi pemimpin seperti Yesus, Ia melayani banyak orang, tetapi Ia berkonsentrasi hanya kepada sedikit orang untuk membangkitkan pemimpin.

Jadi, menurut pendapat pribadi Bapak apakah semua orang yang sudah lahir baru tidak otomatis bisa atau harus dimuridkan?

Perintah Tuhan Yesus adalah untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya, jadi semua orang percaya harus terhubung dengan gereja, beribadah dan masuk kelompok yang lebih kecil seperti care cell, itu adalah pengertian murid secara umum.

Lalu bagaimana hubungan antara care cell dengan pemuridan?

Care cell orientasinya adalah penjangkauan dan penggembalaan. Lewat care cell kita mau menjangkau keluarga dan masyarakat sekitar mereka. Setelah mereka ada di dalam care cell, kita beri mereka perhatian dan ini yang dinamakan penggembalaan.

Anggota-anggota sel tentu ada yang lebih menonjol, berinisiatif untuk membantu dan menunjukkan kehausan akan Tuhan yang lebih dalam. Merekalah yang akan kita muridkan, latih dan siapkan untuk menjadi pemimpin selanjutnya. Kita bisa berkonsentrasi pada beberapa orang yang haus atau rajin care cell untuk dimuridkan jadi pemimpin.

Setelah dimuridkan, mereka perlu wadah untuk mempraktekkan apa yang telah mereka dapat dalam pemuridan. Kita juga perlu tempat untuk melatih mereka memimpin. Itu sebabnya kita dorong lagi mereka untuk membuka care cell baru. Di care cell itulah mereka akan praktek menginjil, menjangkau, memimpin dan memuridkan orang lain lagi.

Jadi care cell dengan pemuridan adalah seperti dua sisi koin yang saling berkaitan, seperti teori dan praktek, seperti kelas dan laboratorium prakteknya.

Seberapa besar peran pemuridan dalam kehidupan rohani Bapak secara pribadi?

Sangat besar sekali perannya. Pembimbing saya adalah orang yang meratakan jalan untuk saya, dalam pengertian bagaimana saya dapat menggunakan karunia dan panggilan saya semaksimal mungkin.

Unsur apa saja yang harus ada di dalam pemuridan?

Di dalam pemuridan harus ada teaching (pengajaran), coaching (pelatihan) dan fathering (pembapaan). Pemuridan tidak hanya bicara soal membahas firman Tuhan tetapi juga ada hidup yang dibagikan kepada para murid kita.

Lalu kira-kira hal apa yang masih menjadi kelemahan dalam sistem pemuridan kita?

Coaching dan fathering harus lebih ditingkatkan. Kita mempertaruhkan kelanjutan pelayanan kepada orang-orang yang kita muridkan. Tuhan Yesus memberikan tongkat estafet pelayanan-Nya kepada para murid-Nya setelah selama 3,5 tahun Ia mengajar, melatih dan membagi hidup-Nya kepada mereka.

Jika ingin menjadi besar, justru kita harus berkonsentrasi kepada sedikit orang.

Apa yang kerap menjadi kendala seorang pemurid?

Ekpektasi kita yang terlalu tinggi. Kerap kita memiliki ekspektasi yang terlalu besar kepada para murid, sementara mereka belum sampai di titik itu, sehingga dapat menyebabkan seorang pemurid frustasi.

Ancaman apa yang akan dialami gereja jika gagal dalam pemuridan?

Tentu gereja itu akan kehilangan the next leader yang pada gilirannya kehilangan the next generation juga. Usia kita terbatas, itu sebabnya pemuridan adalah hal yang serius untuk dikerjakan, agar ada pemimpin-pemimpin yang siap menggantikan, bahkan jauh lebih baik dan relevan dari kita di jaman mereka.

Menurut Bapak program apa yang dapat gereja kita lakukan supaya pemuridan dan care cell bisa dijalankan dengan maksimal dan memberi hasil yang maksimal juga?

Program kegiatan yang lebih simplified and integrated. Jangan tergoda untuk membuat banyak kegiatan, karena akhirnya kita akan bertarung dengan waktu. Buat kegiatan yang lebih sedikit tetapi berintegrasi dengan semua komisi dan ibadah.

Banyak pengerja yang overlap, melayani di banyak bidang atau komisi, waktunya terpecah sehingga konsentrasi untuk care cell dan memuridkan juga tentu terpecah. Jangan lupa, bahwa metode Yesus adalah orang bukan program. Jadi sebaiknya kita lebih berkonsentrasi kepada pelayanan pribadi-pribadi seperti pemuridan dan care cell.

Oleh: Bhernadethe Siregar

Check Also

Artikel Utama

BERSAKSI ITU MENYENANGKAN

Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans 2 Timotius 4:2, 8Menginjil itu tidak mudah. Namun, menginjil/bersaksi …