HUBUNGAN SEORANG IBU DENGAN ANAK-ANAKNYA Bagian 1 Hari ke 8

Oleh Indri Haans

Saya berdiri dan pergi menemui David. Saya beritahukan David, bahwa kami tidak akan pernah mendapatkan anak-anak, sebab saya sudah memberikannya kepada Allah. Dia berkata, “Tidak apa-apa. Kita akan banyak berwisata!” Allah mungkin sedang tersenyum.

Satu bulan kemudian saya bertemu dengan salah seorang dokter yang mendirikan rumah sakit riset untuk ketidaksuburan. Hanya seseorang dengan kepribadian yang konyol seperti saya ini yang akan memberitahukan masalah ketidaksuburan kepada seseorang dengan begitu saja pada pertemuan pertama! Dokter itu sangat baik dan menganjurkan saya untuk membuat satu janji temu dan dia akan mencoba untuk membantu. Satu bulan kemudian dia melakukan operasi dan satu tahun sejak operasi Danielle lahir, segera disusul oleh Stephanie dan Brittany.

Enam belas tahun kemudian, seorang anak muda masuk ke rumah kami dengan satu gitar. Pertemuan itu adalah satu pertemuan yang membawakan rencana hidup untuk anak tertua kami, Danielle. Allah memanggil dia masuk ke dalam tujuan kerajaan- Nya atas hidup Danielle pada usia yang masih muda. Dia memanggil Danielle untuk bernyanyi saat dia terlihat dalam satu pelayanan musik nasional dengan satu kelompok band Kristen, dia telah menuliskan satu lagu untuk gadis-gadis muda yang bergumul dengan penyakit anoreksia dan bulimia. Allah sedang memakai dia untuk menjangkau anak-anak muda yang David dan saya tidak akan pernah mampu menjangkau.

Ketika berada di sekolah menengah atas, anak perempuan kami Stefanie melewatkan waktu sebulan di Kamerun Afrika untuk melakukan drama pekabaran Injil. Dia sedang mengejar panggilan Allah dengan beban dunia di dalam hatinya. Anak perempuan bungsu kami Brittany sedang berbicara! (Bukankah itu seperti ibunya?) Kami melihat, bahwa Tuhan mempersiapkan dia untuk peran kepemimpinan, bernyanyi dan berbicara bagi kerajaan Allah.

Visi seorang ibu
Apakah Anda mempunyai satu visi untuk anak Anda? Anda tidak perlu tahu secara spesifik bagian apa yang akan mereka mainkan. Kenyataannya, Anda tidak pernah tahu. Anda tidak ingin memainkan bagian Allah dalam kehidupan mereka. Cukup dengan mempersembahkan anak Anda yang belum lahir, yang baru lahir, usia pra-sekolah, anak yang lebih tua, anak remaja atau dewasa muda kepada Allah.

Kemudian ajarkan kepada anak Anda, bahwa dia telah dilahirkan untuk satu alasan kerajaan Allah. Dia ada di sini bukan hanya untuk mengisi tempat! Akhirnya dengan diam berdoalah agar kerajaan Allah akan datang dan keinginan Allah akan terjadi dalam kehidupan anak itu!
Apakah Anda bersedia untuk mempersembahkan anak Anda kepada Allah? Demi kerajaan-Nya dan kemungkinan demi bangsa atau dunia anda? Tuliskan doa Anda.

Kiat untuk ibu.
Ketika Britany baru lahir, kami memutuskan untuk mengadakan satu ibadah dedikasi khusus “di rumah” untuk dia. Saya membelikannya satu gaun panjang putih dengan serbet warna merah jambu yang dicetak dengan nama dan tanggal kelahirannya, membuat kue tart dan minuman buah serta mengundang pendeta gereja kami dan isterinya, juga kedua belah pihak kakek-neneknya.

Kami semua berkumpul di ruang tamu untuk waktu yang sangat khusus buat komitmen dan doa. David dan saya masing-masing memilih satu ayat firman Tuhan untuk dibacakan. Bersama-sama kami menyerahkan anak kami kepada Tuhan dan mendoakan persembahan kami atas hidupnya kepada Allah dan komitmen diri kami untuk membesarkan dia dalam pengasuhan dan peringatan akan Tuhan.Setelah itu kami merayakannya dengan kue tart dan minuman buah bersama keluarga kami.

Kami tahu, bahwa ibadah ini tidak akan menjamin bahwa suatu hari dia akan menerima Tuhan sebagai Juruselamatnya, tetapi ini adalah satu jalan yang nyata bagi kami untuk mengingatkan kami atas tanggung jawab kami kepada Allah dan kepada anak kami.

Check Also

Artikel Wanita April 26 copy

IMAN UNTUK MENANG – 7

Artikel Wanita April 26 copy Dalam pertandingan yang ditayangkan secara nasional di televisi dari Norman, …