
Penulis: Elia Paul Ang
Penerbit: PBMR Andi, 2013
“ Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih dan yang paling besar diantaranya ialah kasih. “ ( 1 Korintus 13:13 )
Semua orang akan hidup dengan bergairah apabila memiliki pengharapan. Dapatkah Anda membayangkan manusia hidup tanpa pengharapan? Apa yang akan mereka alami? Kehidupan mereka akan dipenuhi keresahan, karena persoalan mereka tidak mendapatkan solusi. Namun, Anda perlu berhati-hati dalam menaruh pengharapan, sebab jika Anda salah menaruh pengharapan Anda, maka Anda akan kecewa. Bagaimana kita harus meletakkan dasar pengharapan? Pada manusiakah kita berpengharapan? Apakah pengharapan yang demikian itu salah? Berpengharapan pada pertolongan sesama manusia tentu tidak salah, asal motivasinya benar, namun, dasar pengharapan kita haruslah tetap pada Allah. Mengapa demikian? Kita orang beriman harus menyadari bahwa Allah mengingini kita dengan cemburu Ilahi. Alkitab berkata, “Sebab Tuhan, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.” (Ulangan 4:24). Ketika kita mengalihkan dasar pengharapan kita tidak lagi kepada Allah, tetapi kepada manusia, Allah menjadi cemburu. Dia ingin umat-Nya berpengharapan hanya kepada-Nya. Bukankah manusia memiliki banyak keterbatasan? Jadi tidaklah mungkin kita berpengharapan kepada manusia. Mari kita miliki suatu pengharapan yang kokoh, yang kita bangun dalam Kristus. Seperti Alkitab berkata, “Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai perintis bagi kita, ketika Ia menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar, sampai selama-lamanya.”( Ibrani 6: 19-20 ). Buku ini sangat bagus untuk dibaca oleh setiap orang. Pengharapan yang diberikan Tuhan Yesus secara jelas dipaparkan dalam buku ini.
Elia Paul Ang telah menulis beberapa buku, diantaranya “The Secret of Miracle” dan “Taklukkan Rasa Takutmu” (PBMR Andi). Ia juga telah menyelesaikan buku trilogy “Emotional Love”, “Empowering Faith” dan “Energizing Hope”. Dalam kesibukannya berbisnis pelumas industri, ia tetap meluangkan waktu untuk menulis. Kegiatan lainnya adalah membina rubrik Pengembangan Diri di majalah BAHANA serta rubrik di majalah bisnis komunitas BIZ PREVIEW. Elia Paul Ang juga adalah inspirator dalam siaran radio Heartline 100,6 FM serta di Life Channel, jaringan televisi berbayar Indovision. Ia juga adalah pendiri Credit Union K3IPM dan aktif sebagai anggota FGBMFI Bogor Rayon III.
Oleh: Hanan Gandasubrata
GBI Pasir Koja 39 Bandung