
Penulis: Lukas Kuswanto, D.Th.
Penerbit: PBMR Andi, Mei 2016
Kekristenan berkembang di bawah penganiayaan sebelum abad keempat. Secara umum, kemanusiaan dan keilahian Kristus tidak dipermasalahkan. Mereka mengakui bahwa Yesus Kristus adalah manusia sempurna dan Allah sempurna. Ini adalah aspek penting dalam Kekristenan. Hal ini didasarkan pada pernyataan firman Tuhan bahwa apabila seseorang tidak memiliki Anak (Tuhan Yesus), Ia tidak memiliki Bapa. Pengenalan yang salah akan Tuhan Yesus akan membawa seseorang kepada pengenalan yang salah akan Allah yang benar. Pengenalan akan Anak Allah (Tuhan Yesus) membuka pengertian untuk mengenal satu-satunya Allah yang benar.
Perkembangan zaman memunculkan banyak cendekiawan. Hal ini akhirnya memunculkan teori tentang ketuhanan Yesus. Buku ini mengungkap secara alkitabiah bukti-bukti ketuhanan Yesus. Buku ini menolong Anda semakin mengenal pribadi Sang Juruselamat. Hal ini sangat Anda perlukan untuk membangun fondasi iman yang kuat. Hal ini sangat penting untuk menjawab keraguan atau penolakan akan keilahian Tuhan Yesus. Anda akan ditunjukkan pembuktian secara alkitabiah tentang keilahian Tuhan Yesus, baik dari Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.
Lukas Kuswanto, S.Th., M.Th., D.Th. (1964 – …) adalah suami dari Sophia Wara Laxminandi, dan ayah dari Michael T.B. Laxwanda dan Gabriel P. Laxwanda ini menyelesaikan pendidikan S1 teologi di STT Nazarene – Yogyakarta (1993), S2 teologi di STT Baptis Kalvari – Jakarta (2004), dan S3 teologi di STT IKAT – Jakarta (2010). Ia melayani sebagai gembala di Gereja Kristen Nazarene jemaat Shiloh – Jakarta mulai tahun 2000 hingga sekarang.
Oleh: Hanan Gandasubrata
GBI Pasir Koja 39 Bandung