
Uji Ketiga Untuk Pekerjaan Seorang Wanita: Di Bawah Otoritas Suami Saya
Kita akan menemukan dua pengujian terakhir untuk pekerjaan seorang wanita semuanya di Kolose 3. Kemarin, di dalam uji nomor 2 kita membaca dalam Kolose 3:17 bahwa apa pun yang kita lakukan kita harus lakukan dalam nama (dengan menjaga karakter dan integritas dari) Yesus. Sekarang kita siap untuk uji ketiga atas pekerjaan dan kegiatan-kegiatan kita.
Kolose 3:18 Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
Kita sudah dengan sepenuhnya mempelajari prinsip tentang penundudukan diri kepada suami kita di unit sebelumnya. Sekarang kita akan menerapkan prinsip ini untuk pekerjaan kita.
Pertanyaan sederhana untuk ditanyakan atas kegiatan yang Anda sedang pertimbangkan adalah, “Apakah suami saya menginginkan saya melakukan ini?”
Satu pelajaran terpenting yang saya pelajari adalah bertanya kepada David Sebelum saya menyetujui melakukan apapun. Dia biasanya memberikan satu pandangan yang berbeda dan pemikiran yang bersifat objektif sangat berharga bagi saya.
Wawancarai Suami Anda
Untuk pekerjaan rumah hari ini, wawancarai suami Anda. Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut ini dan catat tanggapannya.
1. Apakah kamu ingin saya bekerja di luar rumah?
a. (jika ya) Di mana kamu ingin saya bekerja?
b. (jika tidak) Bagaimana kamu ingin saya mengisi waktu saya sementara saya ada di rumah?
2. Apa yang terpenting bagi kamu untuk saya lakukan?
3. Apa sasaran kamu dalam membangun rumah tangga kita?
4. Apakah kamu merasa bahwa kita mempunyai sasaran yang sama dalam membangun rumah tangga kita?
5. Apakah kamu menyadari bahwa jika saya pergi bekerja, atau menjadi sukarelawan untuk kegiatan ini, kamu sedang mengalihkan otoritasmu atas saya kepada pimpinan saya selama jam kerja saya?
Dan di sini ada satu pertanyaan terakhir untuk Anda tanyakan pada diri Anda sendiri. “Bagaimana jika suami saya menginginkan saya bekerja dan saya tidak merasa bahwa itu adalah benar? Apa yang harus saya lakukan?
Kepemimpinan Suami
Baca ulang Kolose 3:18 dan baca kembali semua ayat yang ada di unit sebelumnya. Jika Anda jujur, dan Anda yakin bahwa suami Anda mengutus Anda untuk bekerja, Anda harus pergi. Jangan mengeluh atau menggerutu! Dengan senang hati pergi bekerja dan percayakanlah kepada Allah semua keadaan. Berdoalah untuk Anda dan suami Anda untuk dapat berjalan sesuai dengan kehendak Allah. Percaya dan taat dan izinkan Allah yang menyelesaikannya.
Bagaimana jika suami Anda tidak menginginkan Anda untuk mengambil suatu kesempatan pelayanan yang menarik di gereja? Apa yang harus anda lakukan?
Saya berharap pada saat ini Anda tahu bahwa jawaban yang Anda harus katakan adalah “tidak” ketika suami Anda mengatakan “tidak”. Percaya dan taat dan izinkan Allah bekerja menyelesaikan keadaan itu.
Kiat Untuk Ibu
Agar Anda dan suami Anda dapat mendiskusikan apakah Anda harus bekerja di luar rumah atau tidak, Anda membutuhkan banyak waktu yang tidak terganggu. Sebaiknya, Anda bisa mendapatkan seseorang untuk mengawasi anak-anak paling tidak untuk satu atau dua malam. Jika Anda bisa, gunakanlah waktu untuk membaca Alkitab dan berdoa bersama. Bicarakan semua aspek dari keputusan Anda. Dengarkanlah pandangan masing-masing dengan sepenuh hati.
GBI Pasir Koja 39 Bandung