Apati

apatiKoran Sun-Times dari Chicago memiliki file khusus yang diberi nama apati, kolom ini khusus membahas ketidak pedulian orang-orang terhadap keselamatan orang lain, misalnya diceritakan di Dayton Ohio selusin orang melihat seorang perempuan mengalami kecelakaan mobilnya masuk kedalam sungai Miami. Mereka melihat kejadian itu dengan acuh tak acuh ketika perempuan itu memanjat atap mobilnya dan berteriak bahwa dia tidak bisa berenang. Tidak lama kemudian perempuan itu tenggelam.

Beberapa peristiwa lainpun menggambarkan ketidak pedulian orang terhadap orang lain, mereka berdalih tidak mau repot, malah bikin masalah, saya sendiri sudah terlalu banyak masalah, biar orang lain saja yang melakukan dan berbagai alasan lainnya. Padahal Alkitab menyatakan dengan jelas, jika seseorang tahu bagaimana berbuat baik,tetapi tidak melakukannya ia berdosa (Yak 4:7).

Misi adalah sebuah tindakan kepedulian. Ada jutaan orang sedang menuju pada kematian kekal tanpa masa depan dan tanpa harapan. Jika kita mau memberi sedikit waktu untuk berbicara atau perhatian, kita bisa membawa mereka pada keselamatan kekal dan hidup penuh dengan kemurahan Tuhan. Kisah dalam pejanjian lama didalam II Raja-raja 6:24-33 dan II Raja-raja 7:1-20 menceritakan dengan jelas dampak dari sebuah kepedulian.

Samaria dikepung musuh dan orang yang tinggal didalamnya mengalami kelaparan hebat, bahkan sampai mereka memakan anaknya sendiri. Suatu keadaan yang mengerikan, di luar tembok orang-orang kusta mengalami peristiwa yang aneh, musuh yang mengepung ternyata telah lari terbirit-birit karena mengalami ketakutan yang dari Tuhan ; Mereka meninggalkan makanan dan seluruh perbekalan mereka, orang kusta itu berpesta dengan teman-temannya tapi kemudian dia teringat sesuatu, keluarga didalam tembok hampir mati kelaparan!. Ini menggugah seorang dari mereka sehingga ia berkata,”tidak patut yang kita lakukan ini. Hari ini hari kabar baik tetapi kita tinggal diam saja, apabila kita menanti sampai terang pagi maka hukuman akan menimpa kita, marilah kita pergi menghadap untuk memberitahukan hal itu kepada raja…”(II Raja 7:9).

Akibatnya seluruh rakyat yang kelaparan tertolong. Orang kusta itu adalah gambaran dari kita yang menerima anugerah keselamatan. Kita menerima kelimpahan kasih karunia, diampuni, dikuduskan, dibenarkan dan hidup dalam kesejahteraan seperti mereka yang menemukan makanan melimpah di tengah kelaparan dan penderitaaan di luar sana. Tidak patut bila kita hanya diam saja. Kita wajib memberitakan bahwa ada jawaban, ada kesempatan ada pemulihan didalam Yesus Kristus. Musuh sudah dikalahkan, Yesus menang berita ini harus disampaikan, itulah Injil keselamatan sejati dalam Yesus.

Oleh: Simon Irianto

Check Also

Artikel Utama

BERSAKSI ITU MENYENANGKAN

Oleh: Pdt. Dr. A.L. Jantje Haans 2 Timotius 4:2, 8Menginjil itu tidak mudah. Namun, menginjil/bersaksi …