CERDAS, HARUS! SOMBONG, JANGAN!

Untitled-1“Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.” (Kejadian 11:4b)

“Siapa sih yang nggak kenal aku di sekolah ini? Aku kan anak cerdas, selalu di peringkat atas, jadi juara kelas. Kalau sudah besar nanti, dengan kecerdasanku aku bisa membuat apa pun yang aku mau dan melakukan semua yang aku mau lakukan,” kata Toni menyombongkan diri. “Toni, kenapa kamu bicara seperti itu?” tanya Kiki. “Biar kamu dan teman-teman lain semakin mengagumiku dan hormat sama aku,” jawab Toni masih menyombongkan diri.

Adik-adik, sayang sekali ya, kalau karena kecerdasannya seseorang menjadi tinggi hati atau sombong. Bukan itu yang Allah Bapa mau.

Mari adik-adik, kita membaca Kejadian 11:1-9!

Manusia yang semakin pintar saat itu berhasil menemukan cara membuat bangunan yang tinggi dari bahan-bahan yang mereka olah dari lingkungan alam di sekitar mereka. Sayangnya, mereka ingin membuat bangunan tinggi supaya mereka tidak berserak ke mana-mana. Padahal, Tuhan ingin mereka berserak, berpencar untuk mengolah bagian bumi yang lain, mengolah dan memelihara apa yang Tuhan sudah sediakan di bumi ini. Mereka dengan kepintarannya itu melawan kehendak Tuhan dan sikap itu, menurut Tuhan, akan semakin sering manusia lakukan. Untuk membuat manusia menyadari keterbatasannya maka Tuhan mengacaukan bahasa mereka supaya mereka menyebar ke berbagai tempat di bumi ini, seperti yang Tuhan mau.

sumber : www.renungankiddy.org.com

Oleh: Nuriana Nababan

Check Also

Kolase RETREAT ABI 19 24

GAP GENERATION-ABI

Oleh: Nana Wiratna Octalina Puji Tuhan akhirnya setelah 6 tahun berselang, ABI kembali bisa mengadakan …