
Tantangan: Mengelola satu bagian dari hidup kita di minggu ini.
Merapikan rumah, belanja bahan makanan, memandikan dan menyuapi anak, membayar rekening-rekening, memasak, menyelesaikan urusan-urusan di luar rumah, menepati janji temu, menyelesaikan pekerjaan, kesempatan untuk melayani, merupakan tugas yang membutuhkan keterampilan keseimbangan seperti pemain sirkus yang memainkan banyak bola sekaligus tanpa satupun boleh jatuh. Keterampilan ibu pada minggu ini akan membantu Anda bagaimana Anda melakukannya.
Dalam mengatur keluarga Anda kesulitan terbesar apa yang Anda hadapi?
Apa kelemahan pribadi Anda yang memperbesar masalah tersebut?
Urutkan dengan teratur dari 1-10 menurut kepentingannya bagi Anda dan suami Anda:
_____ Membersihkan rumah
_____ Memasak makanan
_____ Menyelesaikan urusan di luar rumah
_____ Membeli bahan-bahan makanan
_____ Menepati janji temu
_____ Kesempatan pelayanan
_____ Pekerjaan yang terselesaikan
_____ Menghadiri program anak-anak, pertandingan-pertandingan
_____ Memandikan dan menyuapi anak-anak
_____ Akuntansi rumah tangga rekening-rekening dan perpajakan
Petunjuk apakah yang dapat Anda bagikan dengan ibu-ibu yang lain untuk bisa mengelola dengan rapi?
Sarana-sarana untuk Menjawab Tantangan:
Jika Anda memiliki gagasan yang luar biasa tentang manajemen bawalah ke kelompok Mother Wise (atau kelompok PA/Care Cell) Anda, mungkin kelompok Anda akan suka saling bertukar informasi sehingga Anda bisa saling melengkapi.
Perhatian saya begitu mudah teralihkan sehingga saya benar-benar membutuhkan satu sistem untuk membersihkan dan mengurus rumah saya. Setelah membaca buku yang berjudul “Side-Tracked Home Executives,” satu buku yang sayang sekali sudah tidak dicetak, saya menuliskan semua tugas-tugas rumah tangga di kartu-kartu ukuran 3 x 5 dalam satu kartu arsip. Kemudian saya mengurutkannya secara berurutan menurut kepentingannya dan menurut apa yang saya perlu lakukan untuk hari yang mana. Setelah itu, saya mulai dengan kartu pertama dan melakukannya hingga itu selesai. Saya meneruskan sesuai urutan kartu-kartu itu sampai rumah menjadi bersih.
Ini bukan hanya membantu saya tetap di dalam jalur, tetapi sementara anak-anak saya bertumbuh saya akan dengan sangat gampangnya menyuruh mereka mengerjakan tugas-tugas mereka melalui kartu-kartu tersebut. Saya menuliskan bahan-bahan pembersih yang digunakan untuk setiap jenis barang yang dibersihkan. Dengan cara seperti itu saya tidak perlu berulang-ulang menjelaskannya setiap kali.
Walaupun anak-anak perempuanku ketakutan ketika saya mengeluarkan KARTU-KARTU” tersebut, (karena itu berarti hari pembersihan–saya tidak tahu ada berapa anak yang suka membersihkan rumah) kami akan mampu dengan cepat dan efisien menyelesaikan pekerjaan itu.
Catatan: Ibu-ibu, mohon ajarkan anak-anak Anda bagaimana membersihkan rumah. Memang, hasilnya tidak akan kelihatan sama seperti yang Anda kerjakan, tetapi mereka belajar bertriliun keterampilan-keterampilan hidup yang penting– yang terpenting adalah melakukan sesuatu yang perlu dilakukan, apakah Anda inginkan atau tidak! Bahkan jika Anda mempunyai kemampuan untuk memiliki seorang pembantu, keluarkan kain pembersih yang sudah kumal, alat pengepel dan adakan satu sesi pelatihan untuk anak-anak muda Anda.
GBI Pasir Koja 39 Bandung