
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita , yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia supaya kita hidup oleh-Nya. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Tidak ada frasa lain yang mengungkapkan Allah adalah Kasih selain Alkitab. DIA bukan hanya mampu mengasihi, tetapi diri-Nya adalah Kasih. Dengan mengirim anak-Nya , Yesus lahir ke dunia, mati bahkan menjadi tumbal bagi manusia , membuktikan frasa ini bahwa ALLAH itu mengasihi manusia. Kasih bukan hanya diomongkan tetapi dibuktikan. Kita tidak harus lagi mencari bukti bahwa Allah mengasihi kita , karena DIA telah buktikan . Memang tidak semua sakit disembuhkan, tidak semua persoalan diselesaikan saat kita berdoa , tapi itu tidak bisa membantah bahwa ALLAH itu Kasih, justru kasih kita kepada TUHAN yang harus dibuktikan .
Ratapan 3:22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rachmat-Nya.
Yeremia penulis kitab Ratapan menyatakan kasih TUHAN tidak berkesudahan berdasarkan pengalaman hidupnya bersama TUHAN. Yeremia meyakini bahwa TUHAN selalu siap untuk merespon pertobatan umat TUHAN .
Oleh sebab itu jangan pernah ragu akan kebaikan, kasih dan rahmat TUHAN. Ketika Anda merasa berat bahkan merasa salah dihadapan TUHAN jangan ragu bahwa setiap hari kebaikan-Nya selalu baru . Datang dan berserulah kepada-Nya, Ia selalu siap merespon dan menjawab bahkan memulihkan hidupmu. Ketika Engkau memulai hari yang baru, mulailah dengan harapan baru karena kasih TUHAN selalu baru setiap pagi. Jangan pernah ragukan kebaikan dan kasih-Nya tetapi perbaharuilah cara hidupmu agar semakin berkenan dan seturut firman TUHAN.
Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini , sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
Ayat firman TUHAN yang menjadi ayat dasar disetiap peringatan natal, Kelahiran Yesus. Satu ayat yang menyatakan bahwa Allah mengasihi manusia tidak hanya sekedar rasa belas kasih tetapi tindakan . Kasih itu sabar ( 1 Kor. 13:4 ) Sabar bukan perasaan tetapi tindakan. Jadi jika kita mengasihi tanpa tindakan sabar berarti belum mengasihi.
Pernahkah Anda menyadari bahwa penulisan firman Tuhan dalam loh batu terjadi dua kali ?
Pertama loh batu dihancurkan oleh Musa dengan membantingnya karena ia kecewa mendapatkan umat Israel sedang menyembah patung lembu emas. Lantas, Musa memohon kembali kepada TUHAN agar kembali berfirman dan menuntun umat-Nya dengan ketetapan . Maka terjadilah untuk ke dua kalinya penulisan loh batu. Hal ini menegaskan komitmen Allah untuk menjalin relasi dengan umat-Nya . Musa dalam kemarahannya merusak loh batu, namun Allah dalam kasih-Nya berkenan untuk memulihkannya. Tidak sekalipun TUHAN memikirkan hal yang buruk atas umat Nya.
Betapapun buruknya perbuatan bangsa Israel, bahkan juga kita di jaman ini. Janji Tuhan tetaplah abadi yakni Ia masih dan tetap mengasihi kita. Firman TUHAN adalah bentuk perjanjian kasih Allah kepada kita. Ia ingin agar kita hidup dengan baik dan berelasi dengan-Nya melalui firman TUHAN yang memandu dan menuntun kita untuk mewujudkannya.
2 Korintus 5:15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang , supaya ,mereka yang hidup , tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah dibangkitkan bagi mereka
Ayat yang menjadi dasar dalam peringatan PASKAH . Yesus tidak hanya sekedar hadir dalam dunia , mengajar dan memberitakan kabar baik, tetapi ia menyelesaikan dosa manusia dengan Bapa. Dan Yesus ditegaskan mati bukan hanya bagi orang Kristen, umat Yahudi tetapi bagi semua orang !!.Kematian-Nya memulihkan hubungan manusia dengan Bapa , menyelamatkan manusia atas hukuman kekal akibat dosa.
Nah , bukti apa lagi yang harus dinyatakan atas kasih TUHAN ? Masihkah Anda ragu kasih TUHAN hanya karena persoalan yang sedang anda alami ? hanya karena bisnis yang gagal ? , Tempat sekolah yang tidak sesuai harapan ? , Kecewa dengan gereja ? jodoh ? sakit ?
Berapa kalikah Anda menyanyikan lagu dengan syair “ Ku mau seperti Mu Yesus … “ seharusnya Anda bersyukur kalau Anda sedang mengalami apa yang pernah Yesus lebih dahulu alami . Fitnah, dikhianati , dicaci maki , dibenci padahal tidak ada satupun kesalahan atas semua yang dialaminya bahkan sebaliknya , Yesus memberi pertolongan , kasih dan bahkan pemulihan dan kesembuhan kepada banyak orang yang pada akhirnya mungkin ada diantara orang yang berteriak :” salibkan Dia “. Terlalu !!
GBI Pasir Koja 39 Bandung