
Lukas 7:11-17 (TB) RISE AND SHINE
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong. Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu. Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: ”Jangan menangis!” Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: ”Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!” Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya. Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: ”Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,” dan ”Allah telah melawat umat-Nya.” Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya. RISE AND SHINE
Ayat di atas menjadi dasar ibadah Youth Millenial yang dimulai pada awal tahun 2022 ini. Setelah hampir dua tahun di masa-masa pandemi ibadah Youth dijalankan secara online lewat media Zoom dan Youtube, puji syukur di awal tahun 2022 ini ibadah onsite sudah dapat dimulai setiap minggunya. Kini dr. Ronny dipercaya untuk menggembalakan ibadah millenial LiNK Youth dan berpindah hari dan jam ibadah, menjadi setiap hari Minggu pukul 11.00 siang. Ibadah telah berjalan setengah tahun ini dan dihadiri dengan rata-rata jemaat anak muda berjumlah sekitar 100 orang tiap minggunya, disertai dengan dibukanya beberapa cabang pelayanan yang sebelumnya belum pernah ada semenjak pandemi. RISE AND SHINE
Melalui tema umum Ibadah millenial dari Lukas 7:11-17 tadi yang menceritakan tentang perkataan Tuhan Yesus kepada anak muda yang ada di sebuah kota bernama Nain, supaya anak muda di sana bangkit di balik latar belakang keluarga mereka yang janda dan keluarga yang kurang mampu.
Setelah keadaan pandemi yang sudah melanda lebih dari 2 tahun membuat keadaan anak muda terutama keadaan keluarga mereka terpuruk, dan bahkan anak-anak muda mengalami keadaan yang kurang nyaman di mana mereka harus membatasi pergaulan dan pertemuan mereka dengan teman-teman, tetapi dengan dibukanya kembali ibadah ini menjadi sarana anak muda untuk bangkit, baik secara sosial maupun kegiatan rohani untuk lebih bisa berkreatifitas dan berekspresi menyalurkan setiap bakat dan kerinduan.
Bukankah kita sebagai anak muda rindu untuk bersama-sama memuji menyembah Tuhan dan berkomunitas. Anak-anak muda, mari bergabung dalam Ibadah onsite LiNK Youth ini. Bangkit dan bergerak, permuliakan nama TUHAN!
Untuk membaca artikel Youth yang lain silahkan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung