CALLED (Dipanggil): Krisis Dan Janji Dalam Mengikut Yesus Pada Masa Kini

bukuPengarang: Mark Labberton, Ph.D.

Penerbit: Literatur Perkantas Jatim, April 2015

Hidup sebagai para pengikut Yesus. Ini adalah panggilan yang paling mendesak bagi tiap umat Allah. Dan kritik yang paling mendakwa gereja saat ini adalah bahwa kita telah gagal untuk melakukannya. Tetapi inilah janji yang dibentangkan kepada kita oleh Mark Labberton: menghidupi dan mempraktekkan siapa dan mengapa kita ada di dunia adalah panggilan Kristen kita di manapun dan kapanpun kita berada.

Apapun konteks, pekerjaan, dan hubungan kita, ada perkara utama yang kita geluti setiap hari yaitu: mengikut Yesus. Hidup kita terbuka setiap hari diantara keindahan dan kengerian serta segala sesuatu ditengah-tengahnya. Kesempatan kita terbuka luas, demikian juga dengan komitmen kita. Rentang pengalaman manusiawi kita demikian jauh di luar kendali kita. Artinya, beberapa orang memiliki kesempatan istimewa sementara jauh lebih banyak orang lainnya menjadi sasaran dari kemiskinan, kekerasan, dan ketidakadilan.

Terlalu sering kita puas dengan sebuah ‘panggilan’ yang hanya menyucikan individualisme, mendayung dalam kedangkalan diri. Buku ini mengejar pertanyaan lebih dalam tentang pertumbuhan, pengorbanan, komunitas, dan transformasi yang merupakan jantung dari kehidupan Kristen. Ini adalah sebuah panggilan yang akan mengubah dunia ketika kita menjawabnya.

Buku ini menawarkan kita sebuah kesempatan untuk belajar di bawah seorang pemimpin berpengalaman yang menawarkan berbagai kisah inspiratif dan aplikasi praktis untuk memacu ke arah hidup sebagai garam dan terang dunia. Inilah buku tentang bagaimana kita meresponi dan mempraktekkan panggilan Tuhan atas hidup kita secara lebih mendalam. Sebuah visi untuk kehidupan yang dijalani dengan baik dalam hadirat Allah bagi dunia yang dikasihi Allah.

Penulis membagi bukunya menjadi sepuluh bab, yang diawali dengan prolog dan diakhiri dengan epilog, ucapan terima kasih dan catatan, sebagai berikut: (1) Dipanggil Untuk Bertumbuh, (2) Gereja Yang Terhilang Di Tengah Dunia Yang Terhilang, (3) Panggilan Utama, (4) Menempatkan Ulang : Ke Mana Kita Dipanggil ?, (5) Mengarahkan Ulang: Bagaimana Kita Dipanggil ?, (6) Memfokuskan Ulang: Kepada Siapa Dan Kepada Apa Kita Dipanggil ?, (7) Jalan Orang-Orang Yang Dikasihi Allah, (8) Jalan Hikmat, (9) Jalan Penderitaan, (10) Jadi Allah Memanggil Saya Untuk Melakukan Apa ?, Epilog: Perkara Yang Utama Garam Dan Terang.

Mark Labberton, Ph.D. adalah Presiden dari Seminari Teologi Fuller yang berpusat di Kota Pasadena, Negara Bagian California, Amerika Serikat dengan beberapa kampus cabang di beberapa kota lainnya. Ia juga menjabat sebagai pemimpin dari John Stott Ministries dan penulis buku Bahaya Ibadah Sejati (yang juga sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerbit yang sama).

Oleh: Hanan Gandasubrata

Check Also

Library

KARENA BETHLEHEM

Oleh: Hanan Gandasubrata Karena Bethlehem Kasih Dilahirkan, Harapan Ada Di Sini; Max Lucado, M.A.; Light …