BERKAT-BERKAT KETAATAN

Berkat-berkat Perjanjian Lama

Ulangan 28:1-8, berkat-berkat yang  dijanjikan Tuhan dalam ayat ini:

Berkat di kota dan di ladang; buah kandungan; hasil panen; berkat  ternak-ternak; persediaan makanan; berkat di atas lahan/bumi. Syarat untuk mendapat berkat adalah mendengarkan suara Tuhan, melakukan dengan setia segala perintah-Nya.

Dalam perjanjian lama Allah memberikan ketetapan kepada orang-orang Israel berkenaan dengan segala sesuatu yang berlaku bagi hubungan mereka dengan Allah dan dalam hubungan antar sesama. Dia bahkan memberikan hukum-hukum mengenai apa yang boleh dimakan dan apa yang tidak, sehingga mereka menyesuaikannya dengan cara kerja tubuh mereka. Berkat-berkat ketaatan atas hukum-hukum ini bersyarat dan disasarkan pada berhasil tidaknya orang-orang Israel melasanakan hukum-hukum Allah. Berkat-berkat ini adalah berkat jasmani dan bersifat lahiriah.

Berkat-berkat Perjanjian Baru

Yohanes 15:10-14

Kalau kita taat maka berkat-berkat ini akan kita terima: tinggal dalam kasih Kristus, sukacita yang penuh, menjadi sahabat Tuhan Yesus.

            Yesus membawa ketaatan pada satu tingkatan baru. Yesus memberitahukan murid-murid, “Jika kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal dalam kasih-Ku…sukacitamu akan penuh…dan kamu akan menjadi sahabat-Ku.” Berkat-berkatnya adalah internal (batiniah) dan kekal.

            Berkat-berkat fisik membawa kegembiraan, tetapi berkat-berkat batiniah membawa sukacita! Keseluruhan alam kerajaan Allah berpindah dari luar ke dalam ketika Yesus datang ke bumi. Dia berkata, “Kerajaan Allah ada di dalam kamu.” (Lukas 17:21 LAI). Berkat-berkat dari ketaatan kita bukan hanya dalam alam fisik tetapi juga dalam alam spiritual dan perasaan.

            Orang Yahudi selalu memiliki suatu hubungan dengan Allah berdasarkan ketaatan kepada taurat Musa. Sekarang Yesus membuat satu pergeseran paradigma dalam pemikiran mereka. Anda tidak perlu taat hanya supaya mendapatkan kasih Allah. Dia mengasihi Anda, jadi ketaatan Anda adalah tanggapan kasih Anda kepada-Nya.

            Pernahkah Anda mencoba untuk menjadi seorang Kristen yang baik untuk mendapatkan kasih Allah? Pernahkah Anda beranggapan bahwa kasih-Nya akan merupakan imbalan atas ketaatan Anda? Atau apakah Anda telah menjadi seorang “gadis yang baik” – mentaati apa yang Anda pikir Allah harapkan dari Anda – dan sekarang Anda mengharapkan beberapa hadiah dalam bentuk berkat-berkat yang utama? Izinkan saya membagikan beberapa kabar yang luar biasa.

            Allah mengasihi Anda sekalipun Anda taat kepada Dia atau tidak. Ketaatan Anda kepada perintah-perintah-Nya harus merupakan upaya mengekspresikan kasih Anda kepada-Nya dan keyakinan Anda terhadap-Nya. Ketaatan seharusnya bekerjasama dengan rencana-Nya yang mengagumkan dalam memelihara setiap relasi Anda dan bagi kesehatan fisik Anda. Imbalan atas ketaatan Anda akan berupa hidup yaitu kehidupan yang sesungguhnya dan satu persahabatan dengan Allah yang berisikan kasih yang lebih besar dan sukacita yang lebih lagi daripada yang dapat Anda terima.

“Ya Bapa, inilah hatiku. Saya ingin meminum semua kasih dan sukacita yang Engkau ingin berikan kepadaku. Kasihanilah saya dan bersabarlah dengan saya sementara saya belajar mentaati Engkau dengan sepenuhnya. Dalam nama Yesus. Amin.”

Kiat untuk Ibu

Miliki satu aturan sederhana bagi anak-anak Anda yang masih kecil dan ulangi itu selalu: “Dengarkan suara saya dan taati.”

Oleh: Indri Haans

Check Also

Artikel Wanita April 26 copy

IMAN UNTUK MENANG – 7

Artikel Wanita April 26 copy Dalam pertandingan yang ditayangkan secara nasional di televisi dari Norman, …