Ziks virus muncul pada nyamuk yang di dalamnya terdapat virus pertama kali diidentifikasi di Uganda pada tahun 1947 dalam rhesus monyet melalui jaringan kelenjar slyvatic demam kuning dan di identifikasi pada manusia tahun 1952 di Uganda, berasal dari genus flavivirus. Sama halnya seperti demam berdarah, virus Zika disebabkan oleh penularan dari nyamuk Aedes. Nyamuk yang menggigit orang yang sudah terinfeksi dapat menularkannya ke orang lain. Zika Virus menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk, gejala dari penyakit virus zika adalah demam, kemerahan pada tubuh, nyeri sendi dan kemerahan pada mata. Kesakitan ini biasanya ringan dengan gejala beberapa hari sampai minggu. Penyakit yang beratnya jarang sampai dibawa ke rumah sakit
Pada tahun 2015,mei Pan amerian helath Organization (PAHO) menyatakan perlu waspada terhadap infeksi zika virus di Brazil. Dilaporkan zika virus memicu Gullain-Barre syndrome dan pada wanita hamil menyebabkan cacat pada bayi dan kehamilan yang buruk. Beberapa pakar melihat adanya banyak kesamaan gejala antara demam berdarah dengan demam Zika. Keduanya sama-sama diawali dengan demam yang naik turun serta rasa linu hebat pada persendian dan tulang. Kadang juga disertai mual, pusing, rasa tidak nyaman di perut dan disertai rasa lemah dan lesu yang hebat.
Beberapa kesamaan sebagai gejala awal membuat penyakit ini diidentifikasi secara keliru dengan penyakit demam berdarah. Namun sebenarnya terdapat beberapa gejala khas yang bisa membedakan keluhan infeksi Zika Virus dengan penyakit demam berdarah, beberapa tanda khusus tersebut antara lain:
- Demam cenderung tidak terlalu tinggi, kadang maksimal hanya pada suhu 38 derajat celcius. Cenderung naik turun sebagaimana gejala demam berdarah, tetapi tidak terlalu tinggi.
- Muncul beberapa ruam pada kulit yang berbentuk makulapapular atau ruam melebar dengan benjolan tipis yang timbul. Kadang ruam meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan yang mendatar dan menonjol.
- Muncul rasa nyeri pada sendi dan otot, kadang disertai lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti terbentur dan keseleo ringan.
- Kerap muncul keluhan infeksi mata menyerupai konjungtivitas dengan mata kemerahan. Kadang warna sangat kuat pada bagian dalam kelopak sebagai tanda munculnya ruam pada bagian dalam kelopak mata.
Meski beberapa pakar kesehatan belum mengibarkan bendera putih yang menandakan penyakit ini tidak berbahaya. Namun sejauh ini tidak ada kasus kematian yang muncul karena infeksi Zika Virus. Penyakit yang memang masih dalam riset sejauh ini tidak menandakan sebagai penyakit berbahaya kecuali adanya masalah gangguan sendi, sakit kepala hebat, dan ruam yang membuat kulit terasa kurang nyaman dan gatal.
Penyakit yang memerlukan masa inkubasi 3 hari sebelum serangan ini juga kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis yang serius. Penanganan yang baik adalah dengan meningkatkan asupan vitamin C, E, B, dan A dalam tubuh untuk memicu sistem kekebalan tubuh membentuk perlawanan alami terhadap Zika Virus. Dalam kondisi tubuh yang baik, penyakit infeksi Zika Virus dapat pulih dalam tempo 7 sampai 12 hari.
Tidak ada vaksin atau pengobatan untuk virus, sehingga dokter hanya bekerja pada pengendalian dan mengurangi gejala. Alasannya virus belum mendapatkan banyak perhatian pada tingkat kematian untuk Zika sangat rendah dan peneliti tidak menganggapnya sebagai virus yang sangat mematikan. Meskipun Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947 (di hutan Zika di Uganda), itu tidak mengganggu manusia selama bertahun-tahun. “Hanya sekitar 14 atau 15 kasus yang didokumentasikan sampai 2007”, kata Dr Marcos Espinal, direktur penyakit menular di PAHO. Saat itulah ada wabah Zika pertama kali dilaporkan di Pulau Yap di Mikronesia. Kepulauan Pasifik lainnya Fiji, Vanuatu dan Australia memiliki wabah periodik sejak itu.
Bagaimana Anda bisa melindungi diri sendiri?
Tidak ada larangan perjalanan ke negara-negara yang mengalami wabah Zika, namun para pejabat kesehatan masyarakat menyarankan tips berikut bagi mereka yang berada di daerah yang terkena dampak:
- Jangan menyimpan air di dalam tempat sampah atau setidaknya menutupi mereka untuk mencegah mereka menjadi daerah perkembangbiakan nyamuk.
- Kenakan pakaian yang menutupi tubuh dan menggunakan boat anti nyamuk untuk menghindari gigitan.
- Gunakan kelambu dan layar pada jendela untuk mengurangi kontak.
- Karena, hingga saat ini belum ditemukan vaksin maupun pengobatan untuk infeksi virus zika. CDC (Centers for Disease and Control Prevention) merekomendasikan agar semua wanita hamil menunda untuk bepergian ke daerah transmisi virus zika. Wanita hamil yang sudah terlanjur berada di daerah endemis dihimbau agar melakukan proteksi ketat terhadap gigitan nyamuk yang mungkin terjadi.
Oleh: Hendriyanto, dr.
GBI Pasir Koja 39 Bandung