Musim penghujan akan menyebabkan perubahan pada lingkungan. Tidak hanya pada manusia, perubahan lingkungan juga berdampak pada kehidupan kuman yang tersebar di lingkungan sekitar kita; baik rumah, kantor ataupun sekolah.
Pada beberapa jenis kuman, perubahan ini menyebabkan kemudahan untuk berkembang biak dan berakibat kuman akan semakin mudah menginfeksi tubuh dan menyebabkan sakit. Faktor kebersihan pun menjadi faktor utama pencegahan infeksi oleh kuman-kuman penyebab penyakit tersebut.
Kebiasaan cuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, makan makanan bergizi dan berolahraga juga mendukung terhadap pencegahan penyakit di musim penghujan. Pola hidup sehat akan memperkuat daya tahan sehingga menghalau berbagai serangan kuman (bakteri dan virus) penyebab penyakit.
Berikut adalah lima penyakit yang perlu diwaspadai di musim penghujan:
- Diare
Penyakit yang ditandai buang air besar cair berkali-kali ini disebabkan sekelompok bakteri. Beberapa bakteri yang menjadi penyebabb, antara lain Shigella dysentria, Salmonella Spp, Campylobacter jejui, E coli, dan Entamoeba histolytica. Bakteri-bakteri ini menginfeksi saluran usus sehingga menyebabkan tinja cair dan berlendir. Bila mengalami diare, Anda disarankan segera ke dokter dan banyak mengonsumsi cairan oralit.
- Tifus
Tifus adalah penyakit yang ditandai demam tinggi saat malam hari. Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella typhi yang ada pada makanan yang tercemar dan masuk melalui saluran cerna. Sebagian besar kuman mati saat memasuki saluran pencernaan karena terkena asam lambung. Namun, kuman yang masih hidup ternyata mampu menginfeksi usus halus dan menyebabkan sakit.
Penderita demam tifus sebaiknya segera menjalani pengobatan dan bed rest. Istirahat selama 7-14 hari membantu pemulihan.
- Leptospirosis
Penyakit ini disebabkan bakteri Leptospira sp yang menyebar lewat urine tikus. Penyakit ini menyebabkan kulit penderita kekuningan (orange), pada beberapa kasus, penyakit ini disertai diare atau gangguan pencernaan lainnya.
Penyakit ini mencapai puncaknya saat musim hujan atau banjir tiba. Saat itu, Leptospira sp dalam urine tikus menyebar melalui air dan masuk ke tubuh kita melalui kulit yang terluka.
- Penyakit kulit
Hujan dan banjir rentan membawa beberapa bakteri yang menyerang dan menyebabkan sakit atau kelainan di kulit. Serangan bakteri menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh. Penyakit kulit juga bisa disebabkan jamur akibat suhu yang lembab.
- Demam berdarah (DB)
Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue. Untuk mengatasi serangan virus dengue, penderita DB harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi asupan makan bergizi. Virus dengue diketahui dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di air jernih tergenang.
Oleh: Zeffry, dr.
GBI Pasir Koja 39 Bandung