THE POWER OF HOLY SPIRIT

Roh Kudus memampukan setiap orang percaya untuk melakukan pelayanan-pelayanan yang tidak biasa. Semua hal dapat terjadi atas hidup orang percaya, tetapi melalui kuasa Roh Kudus kita dapat melakukan semuanya itu. Penting sekali bagi setiap orang percaya untuk diperlengkapi karunia-karunia pelayanan, supaya gereja Tuhan diperlengkapi dan dipakai lebih luar biasa. Melalui pekan doa yang dilaksanakan pada tanggal 11 Mei – 20 Mei 2018, ada semangat yang baru melanda umat Tuhan di GBI Pasirkoja 39. Beberapa hal penting yang dapat kita renungkan kembali seputar pekan doa tersebut:

1. ROH KUDUS Dalam Kehidupan Yang Berhasil (Bpk. Freddy Kosasih)
Roh Kudus memampukan setiap orang percaya untuk berhasil dalam segala hal. Keberhasilan kita tidak akan berdampak baik bagi orang lain apabila keberhasilan tersebut tidak dapat dirasakan orang lain. Dalam hal ini Roh Kudus memampukan kita untuk tidak egois tetapi saling berbagi. Cara hidup orang percaya pada zaman Perjanjian Baru memberikan contoh nyata bagaimana seharusnya gaya hidup yang dimiliki orang percaya masa kini (Kis. 2:41-47), mereka tekun dalam pengajaran, doa, saling menolong dan memberi. Ada 3 jenis buah kehidupan yaitu: buah pertobatan, buah Roh Kudus dan buah pelayanan. Tuhan Yesus memberikan teladan hidup agar kita saling memperhatikan dan memiliki belas kasihan terhadap sesama, semua dapat terjadi apabila seseorang sudah dipenuhi oleh Roh Kudus dan menerima berkat keselamatan dari Tuhan Yesus.

2. ROH KUDUS yang Memerdekakan (Ibu. Heryanti Oey)
Tuhan memerdekakan kehidupan sesorang dari kepahitan, kekecewaan, putus asa dan lain sebagainya. Karya Roh Kudus sangat dahsyat karena memampukan seseorang untuk terbebas dari berbagai kepahitan dan kekecewaan hidup. Allah itu setia dan murah hati, DIA tidak pernah menutup belas kasihan-Nya kepada setiap orang yang percaya dan berharap pada-Nya. Ciri-ciri Roh yang sehat: lapar dan haus akan kebenaran, bebas, aktif.

3. Kesukaan Manusia atau Kesukaan Allah (Pdt. Simon Irianto)
Sebagai orang Kristen, menyenangkan hati orang lain adalah bagian dari penginjilan, jangan eksklusif atau ekstrim sendiri. Tunjukkan kasih Allah di tengah keluarga, membangun hubungan dengan orang lain, tetangga dan lain-lain. Menyenangkan hati orang lain itu tidak salah, tetapi jika bersinggungan dengan siapa yang harus kita sembah maka kita harus memegang prinsip hanya Yesus yang harus kita sembah, contoh: Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego.
Jangan jadikan pelayanan sebagai panggung aktualisasi diri. Kejarlah hidup yang dipimpin Roh Kudus, agar kita menjadi kesukaan Allah dan melakukan apa yang Tuhan suka.

4. Kuasa Roh Kudus dalam Jemaat dalam kelompok kecil yang bermultiplikasi (Ps. Kang Miriam)
Sel grup merupakan unsur terkecil dalam jemaat lokal, dan tidak dapat terpisahkan dari jemaat lokal, karena sel grup adalah bagian dari gereja itu sendiri. Setiap jemaat harus memiliki kerinduan untuk hidup di dalam Roh. Menerima Roh Kudus pasti akan membuat seseorang mengalami perubahan dalam hidupnya. Tanda-tanda kita menerima Roh Kudus: memberitakan Injil, memiliki persekutuan dengan orang-orang percaya (sel grup), tidak mementingkan diri sendiri tetapi memperhatikan hidup orang lain juga, hidup melayani, gereja perlu melayani. Karena Yesus datang tidak untuk dilayani, melainkan untuk melayani bahkan memberikan nyawa-Nya bagi umat tebusan-Nya (Mark 10: 45).

5. Kuasa ROH KUDUS dalam Kebangunan Rohani (Pdt. Ermasa Sinuraya),
Tidak ada kebangunan rohani tanpa karya Roh Kudus. Roh Kuduslah yang memiliki andil penting dalam kebangunan rohani. Roh kuduslah yang membebaskan dan mengadakan karya Ilahi. Dalam jemaat Tuhan sekarang ini, penting sekali terjadinya kebangunan rohani, agar setiap orang mengalami pemulihan dalam hidupnya. Datang kepada Tuhan dengan sikap hormat dan hancur hati. Kita akan dilepaskan, dibebaskan dan dipulihkan. Bertekun dan bersehati dalam Tuhan, tulus mengikut Tuhan, taat dalam pelayanan, lakukan semua itu sambil memuji Tuhan maka kita akan menjadi berkat bagi semua orang.

6. Menjadi Alat ROH KUDUS Bagi Pertumbuhan Gereja. (Pdt. Rubin Adi Abraham)
Pertumbuhan gereja yang sejati memerlukan pertolongan Roh Kudus, karena kita bisa percaya Yesus dan lahir baru karena Roh Kudus, Roh Kudus yang memberi kuasa pada kita yang lahir baru untuk menjadi Anak Allah dan hidup menjadi Anak Allah, hidup menjadi saksi Kristus. Miliki hubungan yang intim dengan Roh Kudus, karena akan membuat kita peka dan mengetahui isi hati Allah. Bagaimana Roh tetap menyala? jaga hati, pikiran, perkataan, pergaulan, hubungan dengan Tuhan. Pastikan minyak dalam kehidupan kita terus menyala.

7. Doa dan Pengajaran, Karya Roh Kudus (Pdt. David Kurniadi)
Fungsi utama Roh Kudus adalah supaya kita bisa dipakai Tuhan menjadi saksi untuk memberitakan Injil. Roh Kudus tidak boleh kita gunakan untuk kepentingan kita sendiri, fungsikan untuk memberitakan Injil. Roh Kudus mengajar kita untuk berdoa (doa untuk kepentingan pribadi dan doa untuk Tuhan) dan memberi kita pengajaran. Kita sepatutnya berdoa bagi keselamatan orang-orang lain, apa pergumulan mereka dan kerinduan mereka. Saatnya gereja tidak lagi berdoa seperti kanak-kanak yang hanya meminta untuk diri sendiri tetapi lupa mendoakan orang lain. Lewat inilah Roh Kudus mengajarkan kepada kita bagaimana seharusnya kita berdoa. Berdoa untuk Tuhan artinya kita datang benar-benar hanya ingin menyembah Dia, memuji dan mengagungkan Dia.

8. Kuasa ROH KUDUS dalam Pelayanan yang Penuh Kuasa (Pdt. Dominggus Kenjam)
Melayani tanpa kuasa dan pimpinan Roh Kudus akan menjadi suatu usaha yang sia-sia. Kuasa Roh Kudus dapat tersalurkan oleh kita asalkan kita hidup dalam Tuhan. Bangunlah mezbah pribadi, mezbah keluarga dan mezbah persekutuan. Jika 3 hal itu dibangun, maka berkat dan mujizat akan ditambahkan. Hadirkan kuasa Roh Kudus dalam hidup kita, Kuasa Tuhan sangat penting dan akan menjadi pusat pelayanan kita. Mintalah Roh Kudus mengambil alih seluruh pelayanan kita, maka Ia akan menyatakan kuasa-Nya.

9. ROH KUDUS dan Misi Gereja (Bpk. Tommy Hintajaya)
4 macam misi besar: misi Allah melalui manusia (Adam dan Hawa), misi Allah melalui Yesus Kristus, misi Allah melalui Roh Kudus, misi Allah melalui orang percaya. Memberitakan Injil adalah tugas pokok gereja, menjadikan semua bangsa menjadi murid Kristus. Kiranya gereja Tuhan di akhir zaman ini semakin bersungguh-sungguh memberitakan Injil agar semua orang mendengar berita tentang Yesus.

10. ROH KUDUS dan Pembentukkan Karakter (Pdt. A. L. Jantje Haans)
Karakter adalah watak, sifat batin atau kepribadian yang mempengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti dan tabiat yang dimiliki oleh manusia: menuruti perintah-Nya, memiliki kasih dan wajib hidup sama seperti Kristus, menjadi saksi dan memberitakan Injil, menjadi manusia ciptaan baru, berkomitmen untuk konsisten dalam berdoa.
Menerima baptisan Roh Kudus: miliki hati yang haus, percaya dan terima dengan iman, bertindak dan alirkan karunia Roh Kudus.

Untuk khotbah lengkap, Anda dapat melihat di akun instagram GBI Pasirkoja 39 dengan hastag #pekandoagbipasko2018 atau miliki CD khotbah lengkap 10 hari pekan doa GBI Pasirkoja 39 dengan menghubungi Perpustakaan GBI Pasirkoja 39 atau Sekretariat.

Oleh: Yehezkiel Hutahean

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …