TERBEBAS DARI HUTANG PIUTANG

Oleh: Yanuar, S.Th.

                Kitab 2 Raja-raja 4:1-7 ini menceritakan kisah tentang janda dengan dua orang anaknya yang memiliki hutang sehingga ia  harus menyerahkan anak-anak lelakinya sebagai ganti pembayaran hutangnya. Diceritakan pula di ayat tersebut bahwa almarhum suaminya adalah seorang golongan dari para nabi yang hidup takut akan Allah, yang berarti bahwa suaminya itu adalah seorang hamba Tuhan yang setia.

                Kisah ini menunjukkan kebenaran bahwa Allah selalu mempedulikan dan menolong umat-Nya yang setia yang berada dalam kesulitan dan memerlukan pertolongan-Nya. Janda dan kedua anaknya ini mewakili atau menggambarkan tentang umat Allah yang tinggal dalam keadaan ditindas namun tetap menunjukkan kesetiaannya kepada Tuhan, sehingga membuat Allah bersedia menolongnya. Kesetiaan  kepada Allah menunjukkan bahwa kita masih mempercayai Dia sepenuhnya, bahwa Ia adalah Allah yang selalu baik dan tak berkesudahan kasih setia-Nya terhadap orang-orang yang percaya kepada-Nya.

                Dalam kisah ini juga, kita dapat belajar bahwa sebagai sesama orang percaya, belas kasihan dan perhatian kita terhadap saudara seiman yang menderita kekurangan dan membutuhkan pertolongan adalah tanda-tanda iman yang sejati kepada Allah dan kesalehan yang benar, mengapa disebut demikian? Karena ketika kita mengasihi sesama kita yang sedang dalam kesusahan hal itu merupakan wujud ketaatan kita terhadap firman Tuhan dan juga wujud kasih kita terhadap Allah dan sesama. Alkitab mencatat bahwa ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus berarti kita juga wajib hidup seperti Tuhan Yesus hidup, kepedulian kita terhadap sesama merupakan wujud ketaatan kita terhadap-firman Nya.

                Bahwa iman percaya kita terhadap janji-janji firman Allah perlu dibuktikan sekalipun mungkin itu kecil dan tidak berarti dalam pandangan mata kita, namun hal itu sangat dihargai oleh Allah. Pengakuan janda ini bahwa ia tidak mempunyai sesuatu kecuali sebuah buli-buli berisi minyak zaitun sangat dihargai TUHAN. Dan ini menunjukkan bahwa Allah yang hidup dan penuh kasih hendak menunjukkan kepedulian-Nya terhadap janda ini bukan berdasarkan apa yang dapat ia lakukan kepada Allah namun didasarkan kepada iman percaya janda ini kepada Allah. Hal ini membuktikan bahwa orang benar akan hidup oleh iman dan bahwa orang yang percaya kepada Allah tidak akan pernah dikecewakan.

                Tindakan iman yang kita lakukan di hadapan Allah juga menunjukkan seberapa dalam pengenalan kita akan Allah. Pengenalan kita akan Allah adalah sesuatu yang sangat penting dalam perjalanan kekristenan kita karena orang yang mengenal Allah dengan benar akan tetap kuat dalam menghadapi badai kehidupan yang menerpa kehidupannya, dan pengenalan kita akan Allah membuat kita juga memiliki pola pikir yang benar terhadap masalah, bahwa Allah yang kita sembah di dalam Tuhan Yesus Kristus jauh lebih besar dari permasalahan yang kita alami, sehingga terus membuat kita memiliki iman yang kokoh kepada Allah dan membuat kita semakin teguh percaya bahwa Allah pasti akan segera menolong kita.

                Oleh sebab itu, apapun keadaan kita saat ini, marilah kita senantiasa menghidupi kebenaran firman Allah yang kita terima dan terus belajar untuk mengenal Dia dengan benar, karena Allah yang kita sembah di dalam nama Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang Maha Pengasih dan Juruselamat umat manusia satu-satunya, yang selalu peduli kepada setiap kita yang dengan rela hati melakukan kehendak-Nya. Amin.

TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Check Also

Artikel Doa

KOSMO

Oleh: Sonny Syam Matius 28:19-20 (TB) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah …