Setia dan Berdampak di Usia Emas

Senin, 9 September hari yang ditunggu-tunggu oleh ibu-ibu EGM.  Setelah menabung selama 7 bulan akhirnya 54 jemaat EGM berangkat ke Wisma Aloy Gambung. Berkumpul di Pasirkoja 39, dengan kendaraan angkot, kami tiba di Gambung dengan wajah yang tetap ceria dan sukacita sekalipun berpanas-panasan dalam angkot. Setelah beristirahat sejenak kami menikmati snack sore bersama, dan pukul 17.00 kami mulai dengan “Praise & Worship”. Luar biasa pimpinan RK mengalir mengurapi dan menjamah kami semua saat memuji dan menyembah Tuhan sekalipun acapela alias tanpa musik.  Firman Tuhan oleh Ibu Mella (ketua EGM) menyampaikan dari Ibrani 10:25, mengingatkan kami semua untuk selalu setia beribadah dan tak meninggalkan persekutuan dengan saudara-saudara seiman, tak bermalas-malasan, punya tanggung jawab dalam pelayanan yang Tuhan masih percayakan, saling menasehati, saling mengasihi. Sebelum doa penutup ada kesaksian dan permintaan doa dari Ibu Sutianto buat cucunya Malvin yang akan cangkok ginjal, semua Ibu-Ibu berdoa dengan sehati menyerahkan semuanya ke dalam tangan Tuhan. Diakhiri dengan makan malam bersama di tengah udara yang terasa mulai dingin namun kami tetap bisa bersukacita.

Hari kedua, selesai saat teduh di kamar masing-masing pukul 05.45 kami berkumpul di lapangan untuk mengikuti senam pagi selama 45 menit dipimpin Ibu Mella dan Ibu Mieke. Penuh tawa canda saat melihat ibu-ibu yang sudah tidak bisa bergerak dengan leluasa lagi (faktor U). Selesai sarapan pagi kembali kumpul di aula dalam acara  kelompok dimana kami diberi kesempatan untuk curhat, saling mendoakan, menghibur dan lebih mengenal anggota masing-masing.

Ibadah pujian kesaksian bersama WL Nunik, singer Lily dan Mieke. Tidak disangka ibu-ibu begitu antusias bergoyang menari memuji Tuhan, lupa akan usia. Kesaksian-kesaksian yang disampaikan benar-benar membuat kami bertambah yakin bahwa Tuhan itu Maha Baik dan patutlah mengucap syukur kepada-Nya. Ada kesaksian pujian dari suku Sunda, Jawa, Batak, Cina. Tuhan itu dahsyat. Kebersamaan yang sangat singkat tetapi mendapat berkat besar yang tidak terlupakan. Ibadah diakhiri dengan doa oleh Ibu Alex, makan siang bersama dan kami kembali siap-siap pulang ke Bandung dengan angkot yang setia menunggu ibu-ibu.

Terimakasih kami sampaikan kepada Bapak Gembala , Sekretariat, Yoyo, Agus dan Bachtiar yang sudah mendukung kegiatan EGM. Tuhan Yesus memberkati.

Oleh: Hilda Kurniawan

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …