Saya mengajak pembaca terutama para pria untuk merenungkan kisah 2 orang Pria ini, …..bahwa kita tidak dapat berbuat apa-apa tentang nenek moyang kita, tetapi kita sangat dapat mempengaruhi keturunan kita.
- Max Jukes, tinggal di New York, Pria yang tidak percaya pada Tuhan, tidak memberikan pendidikan Kristiani pada anak-anaknya, bahkan ia tidak mau pergi ke gereja meskipun anak- anaknya meminta. Ia memiliki 1.026 keturunan:
- 300 diantaranya di penjara sekitar 13 tahun.
- Kira-kira 190 diantaranya menjadi pelacur.
- 680 diantaranya adalah pencandu alcohol.
- Anggota keluarganya menghabiskan biaya negara sangat besar.
- Sejauh ini mereka belum pernah diketahui memberi kontribusi kepada masyarakat.
- Jonathan Edwards, tinggal di New York juga dan di zaman yang sama, Ia adalah seorang Pria yang mengasihi Kristus dan memastikan anak-anaknya ke gereja setiap minggunya. Ia melayani Tuhan sebaik-baiknya.
Dari 929 keturunannya :
- 430 diantaranya menjadi pendeta
- 86 menjadi professor universitas
- 13 menjadi presiden universitas
- 75 menjadi penulis buku yang positif
- 7 orang terpilih menjadi anggota kongres Amerika Serikat
- 1 orang menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat
- Keluarganya tidak pernah menghabiskan uang negara satu sen pun tetapi sangat besar kontribusinya bagi kebaikan bersama.
Pria,,,,,,sekarang bertanyalah pada diri sendiri, seandainya silsilah keluargaku dimulai dari aku, buah apakah yang mungkin dihasilkan seratus tahun lagi dari sekarang ???
Belum terlambat untuk berubah……menjadi Pria Sejati.
Oleh: Dedy Ahau – Ketua Kompas 39
GBI Pasir Koja 39 Bandung