Semuanya Indah pada Waktunya

Tahun 2016 merupakan tahun berkat bagi saya. Walaupun kehidupan ekonomi keluarga saya pas-pasan, tapi pemeliharaan dan penyertaan Tuhan selalu ada buat keluarga saya. Pergumulan saya di tahun 2016 adalah saya bisa mendapatkan pekerjaan lagi, untuk membantu ekonomi keluarga. Saya mencari-cari lowongan pekerjaan, entah itu bertanya pada teman-teman, melalui koran ataupun melalui internet. Saya mulai membuat lamaran pekerjaan dan mengirimkannya ke perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan, yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja saya yang terdahulu.

Saya sudah mengikuti banyak panggilan wawancara di banyak perusahaan, tapi tidak ada satupun yang nyangkut buat saya. Saya merasa kecewa dan putus asa, “kenapa koq susah banget untuk mencari pekerjaan jaman sekarang, apalagi untuk seumur saya yang memasuki usia kepala 4”. Kebanyakan perusahaan mencari yang baru lulus (fresh graduate).

Tapi saya tetap berdoa dan berharap terus pada Tuhan Yesus, dan saya percaya bahwa Tuhan Yesus tidak akan membiarkan setiap doa yang kita naikkan dengan sungguh-sungguh dan dengan iman, tidak akan kembali dengan sia-sia. Mungkin jawaban doa dari Tuhan saat ini adalah Tidak, Menunggu atau Ya. Jadi semuanya itu tergantung dari kita, apakah kita tetap setia berharap dan bergantung sepenuhnya pada Tuhan Yesus, atau kita berhenti untuk berharap.

Pada akhir November 2016, ketika saya sedang bbm-an dengan kakak kelas waktu kuliah, saya iseng bertanya, “dimana sekarang kamu bekerja?” Dia menyebutkan alamat kantor dia kerja. Saya bilang padanya, kalau saya pernah memasukkan lamaran ke kantornya melalui jobstreet di awal November, tapi sampai sekarang belum ada panggilan. Pada saat kita bbm-an, pimpinannya datang ke mejanya, menanyakan apakah dia punya teman yang mau kerja bagian akunting. Spontan kakak kelas saya itu mereferensikan saya pada pimpinannya. Saya diminta mengirim email ulang Curriculum vitae dan surat lamaran yang pernah saya kirim melalui jobstreet. Besoknya saya dipanggil untuk psikotest di perusahaan tersebut. Hari berikutnya saya dipanggil kembali untuk wawancara dengan bagian HRD dan pimpinan perusahaannya langsung pada hari itu juga. Puji Tuhan, akhirnya saya diterima di perusahaan tersebut, dan diberi kesempatan 1 bulan untuk mencari pengasuh terlebih dahulu, karena pada saat itu tidak ada yang mengasuh anak-anak saya. Saya sangat bersyukur pada Tuhan Yesus, akhirnya pergumulan doa saya selama ini dijawab oleh Tuhan tepat pada waktunya. Di tahun yang baru 2017 ini, saya mendapat pekerjaan yang baru, dan letak kantornya juga tidak terlalu jauh dari rumah, saya juga mendapat pengasuh untuk anak-anak tepat pada waktunya. Semua berkat ini saya dapatkan karena anugerah dan kemurahan Tuhan Yesus buat saya dan keluarga saya, terima kasih Tuhan Yesus.

Saya juga mengucapkan terima kasih buat mama saya dan team doa puasa GBI Pasirkoja 39 Bandung, juga teman-teman saya yang tak henti-hentinya mendukung doa buat pergumulan saya selama ini, Tuhan Yesus memberkati.

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya.. .Pengkhotbah 3:11”

Oleh: Yuliana

Check Also

kesaksian

MAMA SHELLA

Kesaksian kali ini datang dari seorang ibu yang akrab dipanggil dengan Mama Shella, karena bagi …