Negara Kesatuan Republik Imdonesia di tahun 2017 ini banyak mengalami ketidak stabilan keamanan terutama dalam hal kesatuan bangsa. Isu isu yang mencoba merobek Bhineka Tunggal Ika muncul dimana mana. Hal itu terjadi dengan tujuan untuk menjadikan bangsa Indonesia yang tidak nyaman dan terjadi saling curiga diantara masyarakat.
Apakah umat gereja bertindak atau cukup dengan berada di kamar kamar doa? Tentu tidak , memang doa memiliki peran yang penting tetapi gereja harus muncul sebagai pemersatu,yang membawa kedamaian bagi bangsa ini.
GBI Pasko 39 terpanggil sebagai gereja yang berdoa dan bertindak. Sejak tahun 2009 GBI Pasirkoja membangun hubungan yang baik melalui persahabatan lintas agama, terlibat dalam kegerakan pemersatu di kota Bandung. Dan di bulan ramadhan 2017 kita kembali menjalin hubungan dengan GP ANSOR KOTA BANDUNG dalam kegiatan buka puasa bersama,di :
1. Kecamatan regol dihadiri unsur GP ANSOR DAN KNPI KOTA BANDUNG ,dan di buka langsung oleh Ketua GP ANSOR KOTA BANDUNG , Bapak .H Rojak, yaitu pada tanggal 10 juni
2. Kantor PW Nahdatul ulama kota Bandung, bukber diadakan bersama MUKADI atau forum mesjid Bandung pada tanggal 17 Juni
3. Di kantor PW NU bersama jajaran Pengurus Ansor se kota Bandung. Persatuan mahasiswa islam indonesia dan Banser , pada tanggal 18 juni
4. Pesantren Nurul Iman Cibaduyut yang dihadiri para santri pada tanggal 20 juni.
Tujuan kegiatan :
1. Membangun kerjasa dengan PW Nadhatul Ulama, GP ANSOR dan BANSER dalam.hal menjaga keutuhan bangsa terutama menjaga keharmonisan umat beragama di kota Bandung
2. Memerangi narkoba dan pornografi di kalangan generasi muda
3. Menjaga keutuhan NKRI
4. Melakukan kerjasama untuk bidang bidang sosial yang dapat memberkati kota Bandung.
Oleh: Reinhard A. P. Siagian
GBI Pasir Koja 39 Bandung