ROH KUDUS

Pesan Gembala Mei copy
Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang)

Ketika Tuhan Yesus makan bersama-sama dengan para rasul, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa dan berkata bahwa Dia akan mengirimkan Roh Kudus untuk menjadi Penolong, Penghibur dan Penuntun. “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya” (Yoh. 14:16). Kata Yunani yang diterjemahkan sebagai “Penolong” ini punya makna asli “seseorang yang dipanggil untuk ‘berdiam’ berjalan bersama, dan mempunyai pengertian seseorang yang memberi dorongan dan nasihat.”
             “Berdiam” itu berhubungan dengan menetapnya Roh Kudus secara permanen di dalam hati orang-orang percaya (Rom. 8:9; 1 Korintus 6:19). Yesus memberi Roh Kudus sebagai “kompensasi” atas ketidakhadiran-Nya, dan untuk melaksanakan karya yang Yesus ingin kerjakan untuk kita, andai Dia bisa berdiam secara pribadi di dalam hati kita.

Untuk menjelaskan kepada jemaat GBI Pasir Koja 39 dan cabang-cabang di sekitar kota Bandung tentang makna penting ‘berdiam’nya Roh Kudus tersebut maka akan diuraikan dan dijelaskan dalam khotbah mingguan sepanjang bulan Mei 2026 dan puncaknya pada tanggal 24 Mei 2026 di dalam rangkaian doa 10 hari, yang akan dilaksanakan sejak tanggal 15 Mei s/d 24 Mei 2026, adapun jadwal rincian khotbah tersebut adalah sebagai berikut:

Minggu pertama (3/5). Bersikap Tetap Rendah Hati/Be and stay Humble (Mat. 5:3; 18:1-10). Kerendahan hati bukan tentang merendahkan diri secara palsu, tetapi menempatkan Tuhan di tempat yang semestinya, sebagai Raja atas hidup kita. Jemaat diajak hidup sederhana, mengampuni dengan tulus, dan berjalan dalam ketaatan—itulah tanda Kerajaan Allah bekerja dalam hidup, di mana Roh Kudus menunjukkan rencana-Nya dalam hidup kita.

Minggu Kedua (10/5). The power of gentleness (Kekuatan, Kelemahlembutan)(Maz. 37:11; Mat. 5:5). Mengajar kepada jemaat, bahwa hidup yang lemah lembut membuka ruang bagi pimpinan Roh Kudus. Sebab kelemahlembutan bukan tanda kelemahan, tetapi bukti bahwa Roh Kudus memimpin hidup kita.

Minggu ketiga (17/5). Pure in heart (Kesucian/Kekudusan hati) (Mat. 5:8; Rom. 8:1-17). Menyadarkan jemaat, bahwa hati yang tidak murni akan menghambat kepekaan terhadap suara Roh Kudus. Mendorong jemaat untuk hidup dalam pertobatan dan pembaharuan hati setiap hari, dan jemaat diajak untuk menata ulang prioritas hidup agar Tuhan menjadi pusat segalanya

Minggu keempat (24/5). Thirsting after God (Haus/Kerinduan akan Tuhan) (Mat. 5:6; Ef. 5:1-21). Jemaat diajak memeriksa kerinduan akan hatinya, apakah benar-benar rindu akan Tuhan atau hanya rindu akan pertolongan-Nya. Yesus mengaitkan kehausan rohani dengan pencurahan Roh Kudus, Roh Kudus diberikan bukan kepada yang merasa cukup akan tetapi kepada orang yang haus dan rindu akan kehadiran Roh Kudus.

Minggu kelima (31/5). The source of Spiritual strength (Sumber Kekuatan Rohani/Roh) (Yoh. 14:1-14; Rm. 8:18-30). Mengingatkan jemaat, bahwa Roh Kudus hadir untuk menguatkan dan menolong jemaat yang setia disaat iman diuji dan untuk meneguhkan iman jemaat agar tidak menyerah disaat mengalami tekanan hidup.

Diharapkan melalui penjelasan khotbah-khotbah mingguan sepanjang bulan Mei di atas, iman jemaat semakin dicerahkan oleh terang Roh Kudus, kiranya berkat kebangkitan Tuhan Yesus Kristus maka peran Roh Kudus akan semakin meneguhkan jemaat GBI Pasir Koja 39 dan seluruh cabang-cabang di sekitar kota Bandung, Tuhan Yesus Kristus memberkati kita, Haleluya, AMIN.

Check Also

Pesan Gembala Juli copy

IMAN

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Iman Kristen yang dibangun di atas …