Retreat EGM

egmShalom,

Sebelum tahun 2015 berakhir, kami komisi EGM mengadakan retret & natal di wisma Shalom.

Senin, Tanggal 7 Desember kami berkumpul di Pasko 39, pesertanya berjumlah 56 orang dan tepat pkl 13.00 berangkat dengan 2 angkot Lembang dan 2 mobil gereja. Terima kasih bp. Han-han yang membantu menyediakan kendaraannya, sekalipun ditengah perjalanan hujan lebat ibu0ibu tetap penuh sukacita.

Setelah masuk kamar masing-masing ( tiap kamar 4 orang ) untuk beristirahat, pkl 15.30 semua ibu-ibu menikmati baso tahu, siomay dan pkl 17.00 kami semua berkumpul di aula untuk beribadah. Diawali dengan pujian yang dipimpin Ibu Hilda, singer Ibu Tuti lopies dan ibu Teddy, diiringi gitar oleh Agus Rustandi, hadir bersama kami Pdm. Dede Imawan dan lbu Mariana, kehadirannya berarti bagi kami komisi EGM.

Penampilan pujian ibu-ibu dari Bandung Selatan dengan lagu sunda menghangatkan suasana dan juga pujian dari staf EGM. Firman TUHAN disampaikan oleh Pnt , Paulus Mulyadi, yang mengingatkan kami semua untuk tetap: 1. Bergerak 2. Semangat 3. Melayani TUHAN. beliau mengatakan usia boleh tua tapi semangat harus tetap menyala-nyala, membuat ibu-ibu semangatnya bangkit kembali, untuk menjadi pendoa buat hamba-hamba TUHAN keluarga dan lingkungan.

Dilanjutkan dengan acara Candle light dipimpin Ibu Mella (ketua EGM). Bp.Dede menyalakan lilin besar diterima oleh semua staf EGM kemudian membagikan nyala lilin kepada semua ibu-ibu diiringi lagu “Malam Kudus”. Terang lilin sebagai lambang kelahiran Kristus yang membawa terang dan perubahan besar pada hidup manusia. Lilin-lilin dimatikan,lampu-lampu dinyalakan dan semua saling bersalam-salaman dan berpelukan mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru diiringi lagu “We wish you a Merry Christmas and Happy New Year”.

Selesai ibadah dilanjutkan dengan makan malam bersama . Dalam udara dingin karena baru diguyur hujan, menu bakut sayur asin cukup memberi kehangatan. Tidak ada acara api unggun tapi kami mengadakan acara spontan, Agus memainkan sebuah lagu, di mana musik itu berhenti itulah yang terkena hukuman bersama teman sekamar harus melakukan sesuatu. Ibu-ibu ada yang bernyanyi sambil berjoget ria (luar biasa) begitu antusias sekalipun udara dingin tetap bersemangat,berakhir pkl.21.30 kembali ke kamar masing-masing.

Tanggal 8 Desember, saat teduh di kamar, sambil menanti sarapan pkl.07.00,ibu-ibu ada yang berkeliling wisma Shalom, ada yang duduk-duduk, tidak ketinggalan berfoto selfie (kapan lagi) semuanya terlihat ceria. Selesai sarapan nasi uduk,ibu-ibu kembali ke aula untuk sesion ke 2 yang dilayani oleh ibu Evi Liliani seorang psikolog. Semua ibu-ibu diminta menggambar diri sendiri,gambar yang Iucu-lucu dan itu menunjukkan pribadi masing masing. Sangat menyenangkan,penuh canda dan tawa ria. Jeda sejenak untuk snack kolak campur (sedaaaaap).

Menurut Ibu Evi cara pandang dunia terhadap lansia: sakit-sakitan, pikun, tidak mandiri dan selalu mengandalkan orang lain.Tapi menurut FT dalam Mazmur 92:13-16 semakin tua semakin berbuah gemuk dan segar. Kesimpulan dari kedua hamba Tuhan: Ibu-ibu EGM harus tetap bersemangat, usia boleh tua tapi jiwa harus tetap muda,selalu pegang janji FT. Retreat di wisma Shalom selesai pkl.13.00 dengan makan siang bersama.tersedia sayur asem, ayam goreng tak lupa sambel dan krupuk,sangat nikmat sekali.

Ada pertemuan ada perpisahan dengan banyak kenangan-kenangan yang patut disyukuri diakhir tahun. Terima kasih kepada Bapak Gembala,sekretariat,kedua driver bp.Yoyo dan Usep yang begitu setia pada ibu-ibu EGM dan juga multimedia, terima kasih buat dana dan doanya sehingga retreat EGM bisa terlaksana,Tuhan memberkati. Maju terus ibu-ibu EGM sampai langkah terakhir dan sampai jumpa tgl 2 Februari 2016.

Oleh: Ibu Hilda Kurniawan

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …