Juli 2018 kami mengawalinya dengan berkumpul untuk memikirkan acara ini, karena kami mengharapkan acara Retreat yang berbeda. Melalui proses yang cukup panjang, berkali-kali melakukan survei dan rapat, ada kekuatiran namun sedikit nekat, doa bersama sekitar 2 bulan sampai terlaksananya acara. Akhirnya semuanya terlaksana dan ternyata sangat lancar. Perjalanan pergi dan pulang yang lancar, bus yang nyaman, jemaat yang antusias mengikuti acara, akomodasi yang paling baik di Pangandaran, makanan yang nikmat, ruang ibadah yang memadai.
Beberapa pesan dari Retreat 2019:
·Hari Pertama Pdm. Hendri Sutedja
“Semakin lama ikut Tuhan, semakin manis dan berkualitas”

Sesi 1,
Akar Yang Dalam (Mazmur 92:13-16)
Dalam proses kita mengikuti Tuhan dan melayani-Nya tentu ada proses-proses yang membuat kita semakin berbuah dalam Tuhan. Bagaimana kita berakar semakin dalam untuk membuat kita semakin berbuah dalam Tuhan, akar berbicara juga soal hati supaya hati kita besar maka kita harus melakukan hal-hal: memiliki Roh yang takut kepada Tuhan, memiliki ketetapan hati, memiliki kasih yang sejati.
Sesi 2,
Power of Joy (Filipi 4:4)
Kita harus berlatih untuk tetap bersukacita dalam Tuhan, bukan karena keadaan tetapi karena kita terus diproses di dalam Tuhan. Kedewasaan ditandai dengan sukacita, bagaimana kita tetap bersuka cita dalam musim yang kering? contohnya Paulus. Bagaimana kita melatih sukacita kita?: karena keselamatan jiwa, ubah perkataan kita dengan perkataan iman, pengharapan dan syukur, be relax, gunakan waktu yang Tuhan berikan untuk melayani.
·Hari Kedua Pdt. Jantje Haans
“Mereka akan tetap segar dan muda”

Sesi 3,
Kita harus seperti pohon Kurma yang tumbuh di padang pasir. Tempat yang sangat kering, namun dia tetap berbuah. Pohon Aras tumbuh subur di Libanon di puncak-puncak gunung, seperti itulah seharusnya hidup kita anak-anak Tuhan.

Sesi 4, Pdt. Simon Irianto
“Pertolongan kecil bisa memberikan dampak yang besar” Kunci orang merindukan hidup yang senang dan segar ialah: hidup benar dan takut akan Tuhan, tertanam, bertunas di pelataran, saling memberkati.
Sesuai tema Retreat 2019 bahwa hidup kekristenan adalah hidup yang menyegarkan, menyenangkan dan saling memberkati, harapan kami adalah menjadi bagian penting untuk jemaat GBI Pasir Koja 39 Bandung.
Terima Kasih buat Bapak Gembala dan Wakil Gembala, semua panitia yang terlibat dan sudah memberikan waktu, pikiran, dana dan tenaga. Tuhan yang akan membalas semua kebaikan demi kebaikan yang sudah diberikan. Kita akan bertemu di Retreat berikutnya.
Oleh: Dedy Kurniawan
GBI Pasir Koja 39 Bandung