KEKUATAN YANG TAK DISADARI
Mazmur 13:1-8
Mazmur 138:3. “Pada hari aku berseru, Engkau pun menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.”
Seorang pria melewati sekumpulan gajah. Dia tiba-tiba berhenti dan bingung oleh fakta, bahwa makhluk besar ini hanya diikat dengan sebuah tali kecil pada kaki depan mereka. Bukan sebuah rantai atau kandang besar. Sudah jelas, bahwa gajah-gajah ini bisa kapan saja melepaskan diri dari ikatan mereka, tapi untuk beberapa alasan mereka tidak melakukan itu.
Pria tadi melihat seorang pelatih di dekatnya dan bertanya, “Mengapa hewan-hewan ini hanya berdiri di sana dan tidak berusaha untuk menjauh?” “Yah, ketika mereka sangat muda dan tubuhnya tidak sebesar sekarang, kami menggunakan tali ukuran yang sama untuk mengikat mereka. Pada usia itu, tali itu cukup untuk menahan tubuh mereka. Ketika mereka tumbuh dewasa, mereka dikondisikan untuk percaya bahwa mereka tidak dapat melepaskan diri. Mereka percaya tali masih bisa menahan mereka, sehingga mereka tidak pernah mencoba untuk membebaskan diri.” Pria itu terkejut! Hewan ini bisa setiap saat membebaskan diri dari ikatan mereka, tapi karena mereka percaya bahwa mereka tidak bisa, mereka terjebak tepat di tempat mereka.
Perjalanan hidup orang percaya tidak akan pernah lepas dari pergumulan dan permasalahan, ini merupakan sebuah fakta yang tidak dapat dipungkiri. Tahan menghadapi pergumulan bukanlah sikap yang pasif tetapi adalah sikap iman yang aktif senantiasa berpengharapan kepada Tuhan. Terkadang tidak cukup berdoa saja namun harus berusaha semampu kita mengatasi pergumulannya.
Orang lemah hanya percaya dan bergerak pada hal yang menurut dia mungkin, sedangkan orang luar biasa mampu menggambarkan dengan jelas hal yang tidak mungkin, kemudian mengubahnya menjadi sesuatu yang mungkin. Orang bijak adalah orang yang selalu belajar dari kegagalannya (introspeksi) sedangkan orang yang lemah adalah orang yang selalu menutupi kegagalannya. Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah. (NK).
Doa: “Tuhan Yesus, biarlah kami menyadari, bahwa Engkau beserta dengan kami dan telah memberi kami kuasa untuk menang melewati setiap pemasalahan kami. Terima kasih, Tuhan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
