
JANGAN MENCOBAI TUHAN!
Mazmur 78
Mazmur 78:18. Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka.
Sewaktu kecil kalau kita hendak melakukan sesuatu dan orangtua mengetahui bahwa hal itu dapat berakibat buruk, mereka otomatis akan menasihati demikian: Urungkan niatmu. Jangan mencari-cari pencobaan. Maksudnya, jangan lakukan sesuatu yang nantinya akan menyusahkan atau membahayakan diri sendiri.
Masalah, kesulitan hidup dan penderitaan adakalanya kita alami karena ulah kita sendiri. Sesungguhnya Tuhan tidak pernah mendatangkan pencobaan dalam hidup kita! Kita dapat memetik pelajaran dari kisah bangsa Israel seperti yang tertulis di Mazmur 78. Umat kepunyaan Tuhan ini sudah berkali-kali mengalami perbuatan Tuhan yang ajaib. Namun, begitu mereka masih saja mencobai Tuhan dengan keinginan dagingnya. Mereka bertanya, sanggupkah Tuhan mengabulkan permintaan kita? Tuhan menuruti permintaan mereka untuk menunjukkan kuasa-Nya dan sekaligus menghukum karena ketidakpercayaan mereka. Sejarah bangsa Israel dipenuhi kasih karunia Allah. Bukan saja mukjizat demi mukjizat mereka alami tetapi juga Allah menjadikan mereka bangsa yang disegani bangsa-bangsa lain. Keeksklusifan yang dianugerahkan Allah bagi bangsa Israel, tidak membuat bangsa Israel taat kepada Allah. Seringkali, bangsa Israel berulah yang ujungnya menyusahkan mereka sendiri.
Kalau kita pernah mengecap kebaikan Tuhan, jangan pernah meragukan-Nya, hanya karena kita sedang dalam situasi yang kurang baik. Jangan sampai keinginan kita akan sesuatu membuat kita mencobai Tuhan. Jangan menguji kesabaran-Nya!
Ketidakpercayaan kita kepada Tuhan dapat menyeret kita dalam berbagai cobaan hidup. Bersyukurlah atas setiap kejadian dalam hidup kita, sehingga murka Tuhan tidak menimpa kita! Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau percaya kepada-Mu seumur hidupku. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 14:15-35; I Korintus 2:1-5; Amsal 28; Ulangan 33-34.
GBI Pasir Koja 39 Bandung