TIDAK SADAR
Mazmur 139:1-24
Mazmur 139:7. “Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?”
Apa jadinya jika kita menjelek-jelekkan seseorang yang kita anggap tidak ada, tetapi ternyata orangnya ada di belakang kita? Hal ini pernah terjadi pada seorang teman. Malam itu kami pulang jalan kaki selesai menyaksikan pertandingan bola voli di kampung tetangga. Di tengah jalan, rekan kami ini bercerita tentang seorang teman kami yang lain lagi. Dia pikir orang yang diceritakannya itu tertinggal di belakang dan tidak berjalan bersama-sama kami.
Semua hal buruk yang dilakukan, dikisahkannya kepada kami. Kebiasaan meminjam uang yang tidak dibayar. Beberapa kali terlibat pencurian di kebun jeruk milik tetangga. Kebiasaan mencuri tebu yang sedang ditanam. Juga beberapa hal buruk lainnya. Rekan kami ini bertutur dengan suara yang nyaring yang ternyata didengarkan oleh rekan kami yang dijelek-jelekkannya. Alangkah terkejutnya dia karena apa yang dia lakukan itu diketahui orang yang dibicarakannya. Demikianlah ketidaksadaran akan membuat kita salah langkah dan melakukan hal yang keliru.
Ketidaksadaran kepada kehadiran Tuhan juga sering membuat orang percaya melakukan langkah yang keliru. Berjumpa dengan Tuhan sudah tidak menggunakan kesadaran iman lagi, tetapi telah digantikan dengan perasaan.
Kesadaran bahwa Tuhan Mahahadir, membuat mata iman kita menangkap kehadiran-Nya itu. Setelah itu, yang perlu kita lakukan adalah menghormati kehadiran-Nya. Lihatlah ekpsresi mereka di dalam PL jika sudah bersentuhan dengan hadirat Tuhan. Rasa takjub, kagum dan hormatlah yang mereka berikan bagi Allah. Jika kita sadar Allah Mahahadir, niscaya kita mempersembahkan yang terbaik bagi-Nya. Berhentilah mengundang hadirat-Nya, karena Dia sudah hadir dan berdiam di dalam kita. Mulailah untuk menghormati dan menghargai hadirat-Nya senantiasa dalam hidup kita. (NK).
Doa: “Kami menyadari, bahwa Engkau senantiasa hadir di mana pun kami ada, karenanya kami mau hidup dengan takut akan Engkau, ya Allah. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung