Memancing
Maleakhi 3
Maleakhi 3:10 “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”
Memancing adalah satu bentuk hobby yang banyak dilakukan di kalangan bapak-bapak, bahkan di akhir minggu seringkali kita melihat ada banyak keluarga yang mengisi weekend mereka dengan memancing bersama sebagai bentuk refreshing. Seusai memancing, mereka akan membawa hasil pancingan ke Rumah Makan yang tersedia agar hasil tangkapan mereka diolah dan disajikan untuk mereka nikmati bersama-sama, sungguh suasana yang menyenangkan.
Gambaran yang sama tanpa disadari banyak terjadi dalam kehidupan orang-orang Kristen dalam membawa persembahan atau persepuluhan atau benih sulung ke Rumah Peribadatan (gereja), mereka membawa semuanya itu dengan prinsip tabur – tuai, mereka menabur dan berharap akan menuai dari apa yang sudah mereka tabur. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun satu hal yang harus ditanamkan dalam kehidupan orang-orang Kristen bahwa sistem keuangan Ilahi bukanlah sekedar tabur – tuai, bukanlah sekedar mendatangkan berkat melimpah, melainkan melakukan kehendak Tuhan, taat akan perintah Tuhan.
Dalam ayat bacaan hari ini, Tuhan memerintahkan kita membawa semuanya itu agar roda kehidupan gereja bisa berlangsung baik, saling memperhatikan, saling mencukupkan dan saling membantu, maka Tuhan akan melimpahkan berkat atas kita, bukan hanya berkat jasmani namun juga berkat rohani. Dengan membawa persembahan, maka para pelayan sepenuh waktu akan tercukupi kebutuhan hidupnya dan mereka akan konsentrasi penuh dalam melayani, melayani anak-anak Tuhan.
Marilah saudara-saudara sekalian, setialah dalam hal membawa persembahan dan memberi, maka Tuhan akan mencurahkan berkat jasmani dan rohani yang berkelimpahan, yang tak akan pernah habis. Memberi dan membawa persembahan bukanlah memancing berkat, namun melakukan kehendak Bapa di surga.
Doa: “Bapa, ajar kami untuk melakukan kehendak-Mu, ajar kami membawa persembahan dengan benar, mengatur keuangan kami dengan benar, biar namu-Mu dipermuliakan, Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung