DIA PASTI DATANG!
Lukas 18:1-8
Lukas 18:8. Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”
Suatu sore, seorang anak kecil sekitar kelas 3-4 SD terlihat sedang duduk sendirian di dekat pintu gerbang sekolahannya. Nampaknya dia sedang menunggu seseorang karena sesekali dia menengok ke arah jalan. Tiba-tiba, bapak penjaga sekolah datang mendekatinya dan bertanya, “Adik, sedang menunggu dijemput ya? Mau saya antarkan ke rumah saja? Ini kan sudah sore.” Memang waktu itu, sekolah sudah sepi karena anak-anak lain sudah pulang ke rumahnya masing-masing. “Tidak Pak, terima kasih. Ayah saya bilang, dia akan jemput saya,” kata anak itu polos sambil tersenyum.
Mendengar penjelasannya, penjaga sekolah pun meninggalkan dia. Anak ini tetap menunggu di tempatnya. Tidak lama kemudian, seorang guru datang mendekati anak ini dan menawarkan hal yang sama. Anak ini pun tetap menolak. Bahkan ketika ditanya apakah anak ini lapar dan ingin makan, anak ini menolak karena katanya, ibunya sudah berjanji untuk memasakkan makanan kesukaannya malam ini.
Sesaat setelah guru ini pergi, ayah anak ini datang dengan mengendarai sepeda motor sambil berkata, “Maaf ya Nak. Ayah agak terlambat karena ayah mampir sebentar ke toko untuk membelikan tali tambang yang kamu butuhkan untuk kegiatan pramuka besok”. Anak ini pun pulang bersama ayahnya dan dengan senang menikmati makan malam kesukaannya.
Di dalam bahasa Yunani, iman atau pistis dapat diterjemahkan juga sebagai kesetiaan. Memang, seorang yang beriman pasti setia. Inilah yang Tuhan Yesus tanyakan pada kita di akhir zaman. Ketika Ia datang, apakah Ia akan mendapati kesetiaan di bumi ini? Tuhan Yesus pasti datang. Namun, tidak seperti sang ayah ini, Tuhan Yesus tidak akan terlambat. Pastikan kita ditemukan setia dalam iman percaya kita di mana pun kita ditempatkan-Nya. (NK).
Doa: “Kami mau tetap setia dalam iman kami kepada-Mu, Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung