Renungan Harian, 31 Agustus 2018

RAHASIA SUKSES COLGATE

Yeremia 17:5-8

Yeremia 17:7. “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Jika Anda pernah memakai merk pasta gigi COLGATE, brand ini ternyata memiliki sejarah yang luar biasa. Perusahaan didirikan oleh William Colgate pada tahun 1806 sebagai produsen sabun dan lilin. Setelah mengalami dua kali kegagalan, William Colgate bertemu seorang teman yang menasihatinya: “Berikan hatimu bagi Kristus. Buatlah sabun dengan jujur. Berikan persembahanmu dengan jujur, dan suatu saat seseorang akan menjadi pembuat sabun ternama di New York. Orang itu mungkin saja kamu.” Colgate akhirnya menjadi seorang percaya yang senang membaca dan melakukan firman Tuhan.

Lewat kepintaran yang dimiliki dan kegigihannya, akhirnya Colgate berhasil mendirikan perusahaan Colgate pada tahun 1806 dan dalam waktu 6 bulan sudah berhasil memiliki berbagai macam produk sabun tangan, sabun toilet, sabun cukur. Meski Colgate sangat sibuk dalam pengembangan usahanya, ia tidak mengabaikan waktu-waktu pribadinya dengan Tuhan. Kesuksesan Colgate dicapai karena ia mengikuti prinsip-prinsip Alkitab. Sepuluh persen dari keuntungan Colgate dengan setia diberikan kepada Tuhan. Tidak lama, Colgate segera menjadi salah satu pengusaha ternama di New York.

Selagi bisnisnya terus berkembang dan diberkati Tuhan, dia memerintahkan akuntannya untuk meningkatkan jumlah persembahannya, dari 20 persen menjadi 30 persen. Ketika dia terus berkomitmen untuk memberi, perusahaannya menjadi semakin diberkati Tuhan. Saat ini, Colgate Palmolive adalah salah satu perusahaan tertua di Amerika dan dinobatkan oleh majalah Fortune sebagai salah satu dari 500 perusahaan paling sukses di Amerika.

Keberhasilan Colgate Palmolive adalah sebuah kesaksian tentang apa yang Tuhan sanggup kerjakan bagi mereka yang setia mengejar mimpinya dan berkomitmen untuk mengenal Tuhan hari lepas hari. (NK).

Doa: “Kami menyadari meski sangat pandai, manusia tetaplah manusia yang tidak berdaya di hadapan-Mu. Karenanya, kami mau mengandalkan dan takut akan Engkau. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …