Renungan Harian (31 Agustus 2017)

HEAVENLY PAPERS

Lukas 12:22-34

Lukas 12:33b. “Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.”

Awal April 2016 dunia heboh dengan bocornya data dari Panama Papers. Ini adalah temuan skandal penggelapan dana dan pengemplangan pajak terbesar dalam industri ekonomi financial dunia. Untuk apa mereka melakukannya? Pada dasarnya mereka ingin menyembunyikan kekayaan mereka di negara suaka pajak, untuk menghindari pajak di dalam negeri. Bagi mereka ini sungguh aman dan menguntungkan. Tapi sungguhkah demikian? Bisa iya bisa juga tidak. Apabila hal ini tidak pernah bocor ke publik, mereka akan terus merasa aman dan beruntung karena mereka terbebas dari kewajiban membayar pajak kekayaan kepada negara.

Namun, bukankah mereka tetap untung meskipun harus membayar pajak? Karena pajak yang dibayar hanya sedikit dibanding dengan keuntungan yang mereka dapat, hanya sekian persen dari keuntungannya. Lalu mengapa harus menyembunyikannya di luar negeri? Jawabannya tak lain hanya karena tamak, atau takut ketahuan kalau dana tersebut berasal dari hasil “menyamun” dari dalam negeri juga.

Sebagai warga kerajaan sorga, kita diajar oleh Tuhan untuk tidak tamak, sebaliknya bermurah hati. Kita sebaiknya menyimpan harta sorgawi yang tidak akan diutak-atik pencuri, ngengat atau penagih pajak sekalipun, bukan harta duniawi yang sewaktu-waktu bisa membuat Anda ketar-ketir seperti yang dialami pemilik akun di Panama itu.

Boleh dan baik juga kita berinvestasi di dunia, namun motivasinya bukanlah menimbun untuk diri sendiri saja, melainkan bagi hormat kemuliaan Tuhan. Dengan demikian harta milik kita dan seluruh hidup kita bisa diaudit secara jujur dan terbuka di hadapan Tuhan, tidak perlu merasa malu karena ada yang kita sembunyikan. Bagaimana caranya? Tentu dengan setia membayar persepuluhan. Selain itu dari apa yang telah kita peroleh kita persembahkan juga persembahan secara sukarela dan memberi bagi orang yang membutuhkan. (NK).

Doa: “Dijauhkanlah kiranya ketamakan dari hidup kami, ya Allah. Ajar kami untuk hidup dalam kejujuran dan tidak membiarkan kami diikat oleh cinta akan uang. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …