Renungan Harian (30 Nopember 2015)

30DEMI PARA PAHLAWAN

Yakobus 2:1-13

Yakobus 2:9. “Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.”

Seorang office boy tiba-tiba datang bekerja 2 jam lebih awal dari jadwal kerjanya. Apalagi hari itu adalah hari libur. Dimana hanya akan datang beberapa karyawan yang piket di kantor tersebut. Seorang Satpam dibuat heran hingga bertanya mengapa OB ini begitu berubah menjadi rajin. Dan jawaban OB ini, “Saya pagi-pagi datang bekerja, demi para pahlawan negeri ini.” Sambil merenung dan mengernyitkan dahi mencoba menghubungkan hari Pahlawan yang masih jauh untuk diperingati, sang Satpam kembali ke pos jaganya dengan kekaguman akan semangat dan jawaban rekan OB ini.

Tidak berapa lama pimpinan kantor ini datang dan masuk untuk mengambil beberapa barang yang ternyata akan langsung dibawa ke bandara, untuk selanjutnya terbang ke luar negeri. Setelah itu sang OB keluar menyusul dan serta merta duduk-duduk sambil membeli kopi dan sarapan di pos jaga satpam. Kerajinan yang semula dipertunjukan tiba-tiba sirna. Lalu sambil mengeluarkan uang lembaran bergambar ‘Sukarno-Hatta’ si OB berujar, ”Kemarin saya mendengar kalau pagi-pagi Bos akan datang mengambil sesuatu, makanya saya datang lebih awal. Kan Bos orangnya baik kalau lihat ada yang bekerja dengan rajin. Nah inilah hasilnya, saya dikasih tip para pahlawan ini.” Dan si satpam cuma bisa terbelalak melihat si OB bermalas-malasan di pos jaganya.

Pastilah kita tidak sama seperti OB di cerita di atas, tetapi dalam semua aktifitas pelayanan, apakah kita sungguh-sungguh adalah pelayan dari Kristus sendiri, atau masih adakah motivasi-motivasi lain? Masihkah melayani orang-orang tanpa memandang muka, jabatan, status? Ataukah masih memilih-milih untuk lebih mendahulukan pelayanan bagi orang-orang yang punya uang, atau yang diharapkan bisa memberi keuntungan bagi kita/ keluarga/ kelompok?

Ujilah motivasi pelayanan kita, agar suatu hari nanti kita mendapat pujian dari Tuhan. Karena tanpa disadari kita telah melayani Tuhan sendiri dalam wujud orang-orang miskin, tanpa makan, tanpa pakaian atau dalam penjara. (NK).

Doa: “Selidikilah hati kami, ya Roh Kudus. Singkapkanlah bagi kami jika ada motivasi yang tidak murni dalam kami melayani. Kami mau bertobat, agar kami dapat menjadi hamba-Mu yang berkenan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …