1 Korintus 13:1-13
1 Korintus 13:11. “Ketika aku kanak-kanak, aku berkata-kata seperti kanak-kanak, aku merasa seperti kanak-kanak, aku berpikir seperti kanak-kanak. Sekarang sesudah aku menjadi dewasa, aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.”
Ingatkah Anda ketika awal-awal kita mengenal handphone di sekitar tahun 90-an? Pada waktu itu HP masih dengan bentuk yang cukup tebal dan besar, layar yang masih hitam putih, tidak ada kamera, internet, hanya bisa dipakai telepon dan sms saja. Tetapi orang yang memilikinya sudah merasa bangga karena bisa menggunakan alat elektronik canggih pada masanya.
Kemudian HP berubah menjadi lebih canggih mulai dari layar yang berwarna, bentuk yang semakin tipis dan kompak, lalu mulai ditambahkan fitur-fitur lain yang bermanfaat untuk berbagai kegiatan manusia. Kamera, kalkulator, layar touchscreen, internet menjadi bagian dari HP yang sekarang kita kenal.
Berubah menjadi keharusan dalam setiap aspek kehidupan bila kita menginginkan kemajuan. Demikian juga dalam karakter kita sebagai orang percaya. Ketika kita pertama kali mengenal Kristus, karakter dan kerohanian kita diibaratkan seperti kanak-kanak. Seiring dengan waktu seharusnya kita sadar, bahwa karakter kita perlu berubah menjadi semakin dewasa. Buah-buah roh yang tertulis dalam surat Galatia sepantasnya menjadi acuan perubahan karakter kita. Kasih, sukacita, damai sejahtera, kebaikan, kemurahan, kesetiaan, kesabaran, kelemahlembutan dan penguasaan diri adalah sifat dan karakter yang perlu dikembangkan dalam diri setiap orang percaya.
Perubahan karakter bukanlah sesuatu yang bisa instan terjadi hanya dengan didoakan saja. Karakter terbentuk dari tindakan dan perbuatan yang konsisten dilakukan. Karakter adalah sesuatu yang terjadi karena kita memilih untuk melakukan hal-hal tersebut. Dari pemarah menjadi penyabar, kasar menjadi lemah lembut, murung menjadi sukacita adalah serangkaian tindakan yang kita pilih untuk dilakukan.
Milikilah kerinduan dan kesadaran bahwa karakter kita yang ada sekarang ini perlu terus diubah menjadi lebih baik, lebih canggih menjadi dewasa serupa dengan Kristus. (NK).
Doa: “Roh Kudus, biarlah dengan pertolongan-Mu kami dapat terus bertumbuh dalam karakter, di mana semakin hari kami semakin diubah menjadi serupa dengan Kristus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
