
JANGAN BERI KESEMPATAN
Efesus 4:26b-27.
Efesus 4:27. “Dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.”
“Jangan memulai sesuatu yang tidak bisa Anda rem!”
Ada sebuah kisah tentang seorang musafir yang melakukan perjalanan jauh melalui padang pasir dengan mengendarai seekor unta. Pada malam hari sang musafir tidur dalam tenda sedangkan unta berada di luar. Sang musafir merasakan angin semakin kencang. Hatinya merasa tidak tega untanya kedinginan di luar. Sang musafir memasukkan kepala unta ke dalam tenda. Namun, unta yang merasa hangat di dalam, mulai memasukkan satu kakinya, merasa lebih nyaman di dalam tenda, si unta memasukkan lagi satu kakinya. Sang musafir merasa kasihan dan membiarkannya. Si unta merasa hangat di dalam dan setengah badannya kedinginan di luar. Akhirnya si unta memasukkan seluruh badannya ke dalam tenda. Apakah yang terjadi? Tenda kecil itu ambruk!
Begitu
juga dengan Iblis! Ketika Anda memberi Iblis sebuah kesempatan, maka dia akan
membangun benteng di dalam hidup Anda. Apa artinya? Jika Anda memberi Setan
kendali atas satu bagian, meskipun sedikit dalam hidup Anda, maka dia akan
segera menguasai semuanya.
Dia ingin membangun sebuah benteng dalam hidup Anda untuk mengambil alih banyak
dan lebih banyak hal dari hidup Anda. Begitu dia cukup masuk ke dalam area dosa
Anda, maka dia akan mengubah kesempatan tersebut menjadi bentengnya, dan itu
membuat Anda lebih sulit mengembalikan kendali hidup Anda kembali.
Rasul Paulus mengatakan, bahwa cara terbaik untuk mengatasinya yaitu dengan jangan pernah memulainya. Jangan beri kesempatan pada Iblis. Bila Anda sudah memulainya dengan segera bereskan. Dia berkata, “Janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis” (Efesus 4: 26b-27). Ambillah keputusan untuk menyelesaikannya segera.
Ayat Bacaan Setahun: Wahyu 21; Ibrani 13:9-16; Daniel 11:21-45; Maleakhi 2
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mohon pimpinan Roh Kudus untuk hidup kudus dan tidak memulai sesuatu yang tidak bisa aku kendalikan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung